Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
527

Tolak Mengundurkan Diri, Hakim Perintahkan Bayar Puluhan Juta Rupiah

Jakarta, BuruhOnline.com – Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019) menghukum PT. Metrox Fortuna untuk membayar uang kompensasi pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak kepada Lily Vernanda, yang menolak disuruh mengundurkan diri karena hanya diberikan uang pisah sebesar dua bulan gaji. Dalam amar putusannya, Lily dinyatakan berhak mendapatkan uang pesangon sebesar Rp78,4 juta.

“Putusannya satu kali ketentuan Pasal 156 plus penggantian hak lima belas persen,” ujar Lily. Atas putusan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiawan itu, Lily menghargai seluruh pertimbangan Hakim. Ia juga mengaku akan menunggu kelanjutan perkaranya tersebut dari pihak Perusahaan. “Saya tunggu pihak lawan, apakah membayar sesuai keputusan yang tadi,” jelasnya.

Sebelumnya, Lily telah mengajukan beberapa bukti surat untuk meneguhkan alasan-alasan gugatannya. Diantaranya berupa surat pengangkatan, slip gaji, dan rekening koran bank miliknya.  Lily yang telah bekerja selama empat tahun lebih itu, awalnya hanya meminta untuk diberikan pesangon sebesar empat bulan gaji, uang penghargaan dan hak-hak lainnya. Menurut Lily, Perusahaan tak hanya memberhentikan dirinya saja, tetapi juga beberapa Pekerja lain dengan alasan sedang menderita kerugian.

Karena tuntutannya tak dipenuhi, ia berupaya untuk mengajukan perundingan secara musyawarah, namun tidak berhasil. Lily kemudian mengajukan permohonan penyelesaian melalui Dinas Tenaga Kerja. Setelah tiga kali dilakukan sidang mediasi, lanjut Lily, akhirnya diterbitkanlah surat anjuran yang menyarankan Perusahaan membayar uang pesangon dua kali ketentuan undang-undang, karena PT. Metrox Fortuna dianggap tidak mampu membuktikan kerugiannya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of