Selasa, 2 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
415

Dianggap Langgar Peraturan Perusahaan, Pekerja Diberhentikan Secara Sepihak

Jakarta, BuruhOnline.com – PT. Multi Arta Griya menganggap Wawan Kurnia telah melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Perusahaan, sehingga pihaknya memberhentikan Pekerja secara sepihak tanpa terlebih dahulu menunggu putusan dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Atas tindakan tersebut, Wawan melalui surat gugatannya bertanggal 7 Nopember 2019, mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat.

“Memang awalnya, yang bersangkutan memang diduga melakukan suatu kesalahan, melanggar peraturan perusahaan,” ujar Hanif Mauludin, Rabu (8/1/2020) selaku kuasa hukum Wawan seusai menghadiri persidangan di PHI Jakarta Pusat. Dalam tuntutannya, Wawan bersedia diputuskan hubungan kerjanya, asalkan diberi uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Tuntutan di PHI ini, selain uang pesangon, penggantian hak, penghargaan masa kerja dan juga meminta iuran BPJS yang tidak dibayarkan,” jelas Hanif. Menurutnya, Perusahaan telah dianjurkan untuk membayarkan hak-hak Pekerja oleh Dinas Tenaga Kerja, namun tidak dilaksanakan.

Wawan yang telah bekerja selama tiga tahun lebih itu, dalam surat gugatannya yang diregister dengan Nomor 384/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst tersebut, juga menuntut pembayaran atas upahnya  selama tidak dipekerjakan, sebesar empat bulan upah. Sehingga tuntutan Wawan melalui Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie, secara keseluruhan berjumlah Rp340 juta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of