Rabu, 29 Januari 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
257

Diberi Surat PHK Tanpa Disertai Pesangon, Bapak dan Anak Ajukan Gugatan

Jakarta, BuruhOnline.com – Tak terima diberhentikan tanpa pemberian uang pesangon, Nur Anas dan Muhamad Ihwan Ahsani menggugat PT. Sumber Pangan Sejahtera ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Keduanya hanya menerima surat pemutusan hubungan kerja terhitung sejak 1 Agustus 2019. Menurut Siswoyo selaku kuasa hukum Pekerja, keduanya diberhentikan karena dianggap kurang produktif oleh Perusahaan.

“Dengan alasan efisiensi, kemudian dua orang itu diberikan surat PHK, PHK-nya jelas memang karena efisiensi. Namun ketika diberikan surat PHK itu tidak disertai dengan hak-hak sebagai karyawan yang ter-PHK,” ujar Siswoyo, Rabu (8/1/2020) usai menghadiri persidangan yang digelar diruang sidang Oemar Seno Adji 2, gedung PHI Jakarta Pusat.

Dikatakan Siswoyo, perselisihan pemutusan hubungan kerja tersebut telah diupayakan penyelesaiannya melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja, namun Perusahaan dianggap tidak pernah hadir, akibat diwakili oleh pihak yang tidak diberikan surat kuasa. “Anjuran Mediator, agar Pekerja tetap bekerja,” terangnya. Tetapi lebih lanjut ditambahkannya, anjuran bekerja tersebut tidak dijalankan oleh pihak Perusahaan.

Dalam jawaban gugatan, PT. Sumber Pangan Sejahtera membantah telah memberhentikan kedua Pekerja yang merupakan Bapak dan Anak tersebut. Padahal, menurut Siswoyo, surat yang menjadi dasar gugatannya telah jelas-jelas dibuat menggunakan kop surat Perusahaan. Karena tidak juga dipekerjakan, akhirnya Anas dan Ihwan menuntut Perusahaan untuk membayarkan hak-hak Pekerja, berupa uang pesangon dan upah selama tidak dipekerjakan sejak Agustus hingga Desember 2019.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of