Jumat, 29 Mei 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
484

Dicurigai Untuk Penuhi Syarat PHK, Pekerja Minta Batalkan Surat Peringatan

Jakarta, BuruhOnline.com – Seharusnya pemberian surat peringatan dalam rangka membina Pekerja untuk mematuhi disiplin dan syarat-syarat kerja yang berlaku di Perusahaan. Namun sebaliknya, Hema Anggiat Marojahan Simanjuntak selaku kuasa hukum Nurmansjah Soleiman menduga adanya tujuan lain dari PT. BNI Life Insurance, yakni sebagai pemenuhan syarat pemutusan hubungan kerja.

Padahal sebelumnya, Nurmansjah mendapatkan penilaian good. Akan tetapi tidak berselang lama, ia diberikan surat peringatan karena dianggap kurang memenuhi pencapaian target yang ditetapkan Perusahaan. “Tiba-tiba SP dua. Dan SP dua keluar berdasarkan pencapaian penjualan dari bulan sebelumnya doang. Jadi bukan tahun, yang tadi-kan SP satu tahunan,” tutur Anggiat, Kamis (9/1/2020).

“Nah yang dipakai untuk kasih SP itu target penjualan. Sementara dimana-mana target penjualan tidak pernah tercapai. Seumpama tidak tercapai setidaknya naik,” ujar Anggiat usai persidangan yang digelar dengan agenda jawaban gugatan dari Perusahaan. Ia juga mengatakan, kenaikan target penjualan yang diberikan kepada Nurmansjah sebesar 700%, berbeda dengan divisi lain yang hanya 200%.

Atas fakta tersebut, Nurmansjah yang bekerja sebagai Head Office Agency meminta Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menyatakan surat peringatan yang diberikan PT. BNI Life Insurance tidak sah dan batal demi hukum. “Karena kalau tidak tercapainya target itu bukan pelanggaran berat, itu suatu kinerja yang bisa diperbaiki,” terang Anggiat.

Dengan telah diterbitkannya surat peringatan, akhirnya Nurmansjah diakhiri hubungan kerjanya secara sepihak terhitung sejak akhir Mei 2019. Sehingga ia dalam surat gugatannya, menuntut diberikan uang pesangon dengan masa kerja selama empat tahun lebih. “Apabila PHK hanya untuk efisiensi atau rasionalisasi, dia harus kasih dua kali PMTK,” tandas Anggiat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of