Minggu, 5 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
230

Pengadilan Perintahkan Fumakilla Bayar Kekurangan Uang Pensiun

Jakarta, BuruhOnline.com – Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan, Senin (20/1/2020) mengabulkan gugatan Indra Tjahyono yang menuntut PT. Fumakilla Indonesia karena adanya kekurangan pembayaran uang pensiun dini.  Selaku mantan Sales Area Manajer, ia menganggap Perusahaan masih memiliki kewajiban sisa pembayaran uang pensiun dini yang perhitungannya belum sesuai dengan harapan Indra. Sedangkan, PT. Fumakilla Indonesia dalam jawaban gugatan, bersikeras telah membayarkan seluruh hak atas uang pensiun dini Indra.

“Alhamdulillah, semua tuntutan saya dikabulkan oleh Majelis Hakim berupa sisa uang pensiun dini saya (kalau nggak salah) 139 juta,” ujar Indra usai menghadiri sidang dengan agenda pengucapan putusan di ruang sidang Oemar Seno Adji 1, gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia menceritakan usahanya untuk menyelesaikan kekurangan pembayaran uang pensiun dini secara musyawarah hingga mediasi di Dinas Tenaga Kerja.

“Di Disnakertrans Jakarta Selatan, disitu juga keluar anjuran kalau Perusahaan harus membayar semua sisa uang pensiun saya dan ternyata dari pihak Perusahaan mengirim surat kalau mereka keberatan untuk membayar,” tutur Indra. Atas keberatan tersebut, Indra yang tanpa didampingi kuasa hukum, mendaftarkan surat gugatannya pada 12 September 2019 lalu, yang diregisterasi dengan Nomor Perkara 286/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst.

Ditambahkannya, ia menunggu iktikad baik dari PT. Fumakilla Indonesia untuk melaksanakan putusan. “Saya menunggu iktikad baik dari perusahaan. Kalau sampai dia (Perusahaan) melakukan kasasi, ya saya juga akan ikut terus kasasi,” tandas Indra.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of