Kamis, 4 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
463

Setelah Bekerja Belasan Tahun, Perusahaan Anggap Pekerja Tak Berhak Pesangon

Jakarta, BuruhOnline.com – Dalam sidang lanjutan perkara antara Fadhil dan kawan-kawan (17 orang) melawan PT. Sentinel Garda Semesta (SGS), Senin (13/1/2020) beragendakan mendengarkan jawaban gugatan. Dalam tanggapannya, SGS menganggap Fadhil dan kawan-kawannya yang telah bekerja antara 11-20 tahun itu, tidak berhak untuk mendapatkan uang pesangon.

“Salah satunya mereka menyebutkan, bahwa tidak ada dalil untuk pesangon yang kita ajukan,” ujar Fadhil usai persidangan. Akan tetapi ia mengaku, tetap akan bersikukuh pada tuntutannya yang meminta Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menghukum Perusahaan membayar uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja terhitung sejak 1 Juli 2019.

“kita akan tetapi menuntut pesangon, atas akibat dari kita di-PHK secara sepihak,” tegasnya. Fadhil juga menyatakan, tuntutan yang diajukannya merupakan tindaklanjut atas anjuran Dinas Tenaga Kerja. “Karena-kan kita sudah ada mediasi dari pihak Disnaker, dan anjuran tersebut bahwa pihak pengusaha harus membayar hak kita berupa pesangon dan lain-lain,” tutur Fadhil.

Sebelum mengajukan gugatan, Fadhil dan kawan-kawan telah berusaha untuk menyelesaikan permasalahan pengakhiran hubungan kerja dengan Perusahaan Jasa Keamanan SGS itu melalui musyawarah, hingga di mediasikan oleh Dinas Tenaga Kerja. Namun anjuran Disnaker yang menyarankan agar Perusahaan membayar uang pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang, tidak dijalankan PT. Sentinel Garda Semesta.

Menurut Fadhil, alasan Perusahaan dalam memberhentikan seluruh Pekerjanya karena sedang merugi. “Saya berharap, Pengadilan dapat mengabulkan seluruh tuntutan kita, karena kami juga bekerja sudah bukan hanya satu tahun dua tahun, tapi sudah belasan tahun bekerja,” tambahnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of