Senin, 6 Juli 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
626

Anies Tak Mampu Membantu, Mantan Satpam Gunakan Alat Bantu Jalan di Persidangan

Jakarta, BuruhOnline.com – Sambil terisak-isak, Linda yang juga sebagai penyandang disabilitas menceritakan upayanya mengadu ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kala itu, Anies berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi suaminya Setyo Budi, yang telah bekerja sejak 20 Februari 2013 dengan upah dibawah ketentuan upah minimum, dan disuruh mengundurkan diri oleh Koperasi Karyawan Security Agung Padomoro Group.

“Saya-pun sudah pengaduan ke DKI. Saya sampai ketemu Pak Anies langsung. Dilimpahkan ke Disnaker Jakarta Pusat. Tapi sama, gak ada (solusi). Anjuran mereka ya gak ada. Malah dilimpahkan kembali ke Jakarta Selatan. Makanya saya pengen ketemu lagi sama Pak Anies,” tandas Linda yang mendampingi Setyo dengan menggunakan alat bantu jalan, usai menghadiri gelaran persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2020).

Setyo hanya diberikan uang sebesar Rp5 juta sebagai sumbangan kecelakaan saat pulang bekerja yang terjadi pada 28 September 2017 malam. “Saya jalan mba. Biar suami saya mendapatkan pengobatan berkelanjutan,” lirih Linda yang tak mampu menahan kesedihannya. Ia yang tak pernah mengetahui hukum ketenagakerjaan itu, mendatangi Kementerian Ketenagakerjaan untuk berkonsultasi dan diarahkan untuk mengadukan permasalahannya ke Dinas Tenaga Kerja Jakarta Selatan.

Linda mengaku hampir sepuluh kali mendatangi Disnaker, untuk mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang dialami suaminya. “Orang-orang Disnaker sampai hapal dengan saya, sampai ke sekuriti-sekuritinya hapal,” ujar Linda sambil berusaha mengendalikan emosinya. Setyo mengaku dirinya kala itu ditabrak oleh bus hingga terpental bersama sepeda motor yang ia kendarai.

Seminggu setelah kejadian tersebut, dirinya justru diminta untuk menandatangani surat pernyataan mengundurkan diri oleh Koperasi Karyawan Security Agung Padomoro Group. “Waktu dia masih perawatan di alternatif, dia belum bisa apa-apa, masih terbaring gini, belum bisa pegang apa-apa. HRD dari Blok M itu dateng menemui saya, dia membawakan surat pengunduran diri,” tutur Linda terbata-bata.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Kadarisman Ai Riskandar itu, rencananya akan dilanjutkan pada pekan depan untuk agenda penyerahan replik dari pihak Pekerja Setyo Budi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of