Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
257

Bantah Panggil via Chat, Akira Kanaik Indah Sudah Panggil Secara Tertulis

Jakarta, BuruhOnline.com – PT. Akira Kanaik Indah membantah pernyataan Agus Saputra dan Andi Setiawan, yang merasa diputuskan hubungan kerjanya melalui Chat aplikasi media sosial. Usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kuasa hukum Perusahaan, Mario Arisatmojo mengatakan, Perusahaan sudah memanggil kedua Pekerja secara tertulis sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 9 dan 11 Agustus 2019.

“Kami dari pihak Perusahaan merasa sudah memanggil dengan layak sebanyak dua kali, yang mana sudah diatur dalam PP dan Undang-undang 13, bahwa apabila karyawan mangkir lebih dari lima hari dianggap sudah mengundurkan diri dengan sendirinya,” tuturnya, Rabu (5/2/2020).

Mario merasa PT. Akira Kanaik Indah telah tidak lagi memiliki hubungan dan kewajiban apapun kepada kedua Pekerja. Menurutnya, kedua Pekerja tidak dapat menjelaskan alasan ketidakhadirannya di Perusahaan. Dikatakan Chairil Dani selaku salah seorang kuasa hukum Perusahaan, pihaknya akan membuktikan adanya panggilan kerja secara tertulis dalam acara pembuktian pada pekan depan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Agus Saputra dan Andi Setiawan tidak dapat menerima pemberhentian secara sepihak yang dilakukan Perusahaan melalui pesan singkat (chat) pada aplikasi smartphone. Sebab, keduanya tidak sekalipun pernah menerima panggilan kerja yang disampaikan Perusahaan.

Baik Agus maupun Andi, tidak dapat menerima tawaran uang kompensasi pemutusan hubungan kerja dengan kualifikasi mengundurkan diri tersebut. Akan tetapi, menurut Andi, uang pisah yang ditawarkan oleh Perusahaan telah ditransfer ke rekening kedua Pekerja. Perusahaan sudah dianjurkan untuk mempekerjakan kembali oleh Dinas Tenaga Kerja. Namun karena tidak pernah ada tanggapan atas anjuran tersebut, akhirnya Agus dan Andi mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of