Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
458

Diancam Blokir Absensi, Pekerja Tanda Tangan Pernyataan Tidak Menikah & Resign

Bandung, BuruhOnline.com – Dalam lanjutan persidangan perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja, yang terjadi antara Dadi Sunardi melawan PT. Nusantara Jaya Sentosa kembali digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (5/2/2020). Dadi mengaku telah menghadirkan dua orang saksi, yang diantaranya untuk membuktikan adanya ancaman terhadap dirinya, agar menandatangani pernyataan kesediaan untuk mengundurkan diri, apabila berkinerja kurang baik.

“Bahwa surat pernyataan yang dibuat oleh Penggugat (Dadi Sunardi) tanggal 2 Desember 2017 itu ditekan. Karena pada saat itu, si-Penggugat itu disuruh membuat surat pernyataan. Kalau tidak (membuat) surat Pernyataan, akses absensi kehadirannya diblokir,” tutur Yogi Pajar Suprayogi selaku kuasa hukum Dadi sesaat setelah menghadiri persidangan yang beragendakan menyerahkan kesimpulan dari para pihak itu.

Dengan surat pernyataan tersebut, PT. Nusantara Jaya Sentosa menganggap Dadi telah mengundurkan diri sejak 3 Maret 2019, akibat kinerjanya selama tahun 2018 menurun. Hal tersebut dibantah oleh Yogi. Menurutnya, Dadi terpaksa menandatangani pernyataan yang tidak hanya terkait pengunduran diri, tetapi juga bersedia untuk tidak menikah. “Dan disitu dikatakan, dalam surat pernyataan, tidak boleh menikah dalam waktu satu tahun,” tegas Yogi.

Dalam persidangan sebelumnya, Yogi juga telah menyerahkan 28 bukti surat, diantaranya terkait dengan hubungan kerja Pekerja sebagai karyawan tetap. Ia berkeyakinan, Majelis Hakim akan mengabulkan gugatannya, yakni penetapan besaran uang pesangon, tunjangan hari raya dan upah selama tidak dipekerjakan. Permasalahan tersebut, menurut Yogi, telah diupayakan penyelesaiannya melalui Dinas Tenaga Kerja yang menganjurkan agar PT. Nusantara Jaya Sentosa membayar hak-hak Pekerja.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of