Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
405

Diberhentikan Sepihak, Suplier Kabel & Alat Listrik Dituntut Miliaran Rupiah

Jakarta, BuruhOnline.com – Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara menggelar sidang lanjutan dalam perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja yang diajukan oleh Arif Agus Setiawan dan Hardiani Rosmei Sari, terhadap PT. Enertelindo Kencana.

Keduanya berkeberatan dengan pemberhentian secara sepihak yang dilakukan oleh Perusahaan suplier kabel dan alat listrik itu sejak awal tahun 2019. Sebab, pengakhiran hubungan kerja tersebut tanpa disertai dengan pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, yang besarannya sesuai dengan perhitungan Arif dan Hardiani.

“Karena klien kita diputus secara sepihak dari bulan Januari 2019,” ujar Favour Widigdo, Senin (27/1/2020) usai menghadiri persidangan yang digelar diruang sidang Oemar Seno Adji 2, gedung PHI Jakarta Pusat. Ia mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pemberhentian Arif dan Hardiani melalui Dinas Tenaga Kerja.

“Anjurannya (Disnaker) menyarankan untuk membayar gaji (Pekerja),” tandas Widigdo. Tak hanya upah, kedua Pekerja yang ditempatkan oleh PT. Enertelindo Kencana sebagai Manager dan Purchasing sejak 14 tahun lalu itu, dalam surat gugatannya juga menuntut kompensasi pemutusan hubungan kerja hingga Rp5 miliar.

Persidangan atas gugatan yang teregister dengan perkara Nomor 318/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, akan kembali dilanjutkan pada dua pekan depan untuk mendengarkan pengucapan putusan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of