Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
504

Diberhentikan via Chat, Dua Pekerja Tuntut Pesangon

Jakarta, BuruhOnline.com – Merasa tak pernah sengaja mangkir, Agus Saputra dan Andi Setiawan menggugat PT. Akira Kanaik Indah ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Keduanya tak dapat menerima pemberhentian secara sepihak yang dilakukan Perusahaan melalui pesan singkat (chat) pada aplikasi smartphone. Sebab, keduanya tidak sekalipun pernah menerima panggilan kerja yang disampaikan Perusahaan.

“Seharusnya kita masuk di tanggal 8, emang kita nggak masuk. Sebelum hari-H tanggal 8 itu, kita sudah konfirmasi bahwa tanggal 8 kita tidak bisa masuk. Pada saat tanggal 10 Juni, kita dikeluarkan dari group. Kemudian hari Senin (tanggal 10 Juni) kita datang ke kantor, tidak ditemui pimpinan atau HRD, karena mereka masih cuti,” tutur Agus Saputra, Rabu (29/1/2020).

Keesokan harinya, Agus dan Andi diarahkan oleh pimpinan keduanya untuk bertemu dengan HRD. Akan tetapi, bagian HRD pada saat itu masih tercatat cuti, sehingga tak berhasil bertemu dan mengklarifikasi ketidakhadiran keduanya hingga tanggal 17 Juni 2019. “Jadi kita hanya diberikan satu kali gaji, pesangon,” tambah Agus.

Baik Agus maupun Andi, tidak dapat menerima tawaran uang kompensasi pemutusan hubungan kerja dengan kualifikasi mengundurkan diri tersebut. Akan tetapi, menurut Andi, uang pisah yang ditawarkan oleh Perusahaan ditransfer ke rekening kedua Pekerja. “Itu ditransfer, kita tidak tahu bahwa itu sebagai uang pesangon kita,” tandas Agus menceritakan kejadian yang dialaminya.

Dikatakan Agus, Perusahaan sudah dianjurkan untuk mempekerjakan kembali oleh Dinas Tenaga Kerja. Namun karena tidak pernah ada tanggapan atas anjuran tersebut, akhirnya Agus dan Andi mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat. Keduanya menuntut agar diberikan uang pesangon dan kekurangan upah lembur akibat dari kelebihan jam kerja. “Kita menuntut hak kita setelah di-PHK sesuai dengan masa kerja kita, sesuai dengan perundang-undangan,” pintanya.

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] telah diberitakan sebelumnya, Agus Saputra dan Andi Setiawan tidak dapat menerima pemberhentian secara sepihak yang […]

trackback

[…] telah diberitakan sebelumnya, Agus Saputra dan Andi Setiawan tidak dapat menerima pemberhentian secara sepihak yang […]