Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
151

Kontrak Diakhiri Setelah Belasan Tahun Bekerja di Perusahaan Perparkiran

Jakarta, BuruhOnline.com – Pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh PT. Securindo Packatama Indonesia terhadap Nina dan kawan-kawan (7 orang), ditengarai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Sebab, Perusahaan Jasa Perparkiran tersebut, telah mempekerjakan Nina lebih dari 3 (tiga) tahun, bahkan sudah ada yang bekerja selama belasan tahun. Demikian dikatakan kuasa hukum Nina, Agus Rimawan usai menghadiri persidangan yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).

“Para Penggugat itu bekerja sudah melebihi dari tiga tahun, minimal itu kalau nggak salah tujuh tahun, sepuluh tahun ada, delapan belas tahun juga ada,” kata Agus. Meskipun alasan pengakhiran hubungan kerja karena berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak), namun dengan memperhitungkan masa kerja Nina dan kawan-kawan, maka seharusnya status hubungan kerja mereka sudah diangkat menjadi Pekerja tetap.

“Karena di undang-undang 13 itu dijelaskan bahwa sifat pekerjaan yang habis yang boleh PKWT. Itupun tidak boleh melebihi dari tiga tahun,” ujar Agus. Ia menambahkan pihaknya meminta kepada Majelis Hakim, untuk menetapkan besaran uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebagai akibat dari pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan Perusahaan.

“Disini kita menuntutnya, uang pesangon-lah,” tandasnya. Tak hanya pesangon, Nina dan kawan-kawan menuntut pembayaran upah selama tidak lagi dipekerjakan. Dalam sidang perdana yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan itu, PT. Securindo Packatama Indonesia tidak menghadiri persidangan. Sehingga, Hakim Taryan memerintahkan juru sita untuk kembali memanggil Perusahaan pada pekan depan, untuk memberi kesempatan kepada pihaknya menyerahkan jawaban gugatan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of