Sabtu, 28 Maret 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
271

Kuasa Hukum Pekerja: Perusahaannya Itu Sekarang, Tak Tahu Kemana?

Jakarta, BuruhOnline.com – Sudah dua kali, relaas panggilan sidang dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tidak diterima secara langsung oleh PT. Indogro Institute. Bahkan keberadaan Perusahaan yang bergerak dibidang jasa pendidikan tersebut, sempat dipertanyakan oleh Hakim M. Djoenanidie kepada kuasa hukum Sariany Jenmartin, Rabu (19/2/2020).

“Perusahaannya itu sekarang, tak tahu kemana? Dan direkturnya juga kayaknya sudah nggak di Indonesia, dia pindah bisnis. Makanya tadi dari panggilannya-kan, udah pindah. Padahal, kita mengirim surat ke sana masih bisa sebenarnya, di tahun lalu-lah pas mediasi,” ujar Bistok Siallagan selaku kuasa hukum Sariany.

Menurutnya, Sariany sudah tidak lagi dibayarkan upahnya oleh PT. Indogro Institute sejak bulan Juni 2019. Bahkan tunjangan hari raya dan bonus tahunan juga belum diberikan Perusahaan. “Sebelumnya ini ada perselisihan hak, yang nggak dikasih. Gaji nggak dikasih, nggak diberikan kepada Pekerja. Pemberi kerja juga melepaskan tanggung jawabnya. Sampai di mediasi ke Disnaker, pihak Pengusaha tidak menghadiri,” tutur Bistok.

Atas kejadian itu, Sariany memutuskan untuk mengajukan gugatan perselisihan hak melalui PHI Jakarta Pusat. Dalam tuntutannya, Sariany meminta agar PT. Indogro Institute dihukum membayar upah bulan Juni beserta denda keterlambatannya, tunjangan hari raya dan bonus tahun 2019. Gugatan tersebut, diajukan Sariany sesuai dengan amar anjuran dari Dinas Tenaga Kerja  bertanggal 5 Desember 2019.

Sidang akan dilanjutkan pada dua pekan depan yang akan datang, untuk memberikan kesempatan terakhir kepada Perusahaan untuk menghadiri panggilan PHI Jakarta Pusat, dengan agenda pemeriksaan identitas dan pembacaan gugatan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of