Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
275

Pengadilan Tetapkan Besaran Pesangon Bapak dan Anak

Jakarta, BuruhOnline.com – Akhirnya, PT. Sumber Pangan Sejahtera dihukum untuk membayar uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak, sebagai kompensasi pengakhiran hubungan kerja secara sepihak terhadap Nur Anas dan Muhamad Ihwan Ahsani. Dalam amar putusannya, Hakim M. Djoenanidie selaku Ketua Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menyatakan putus hubungan kerja terhitung sejak 31 Juli 2019.

Diwakili kuasa hukum kedua Pekerja, Siswoyo mengapresiasi putusan tersebut. Sebab menurutnya, Perusahaan memang terbukti berkewajiban memberikan uang kompensasi pesangon. “Bersyukur ya. Ternyata Majelis Hakim bisa memahami materi dalam gugatan kita. Dan Alhamdulillah gugatan dikabulkan walaupun sebagian,” ujarnya, Rabu (12/2/2020).

Dikatakannya, meski tuntutan terhadap upah selama proses pemutusan hubungan kerja tidak dikabulkan. Akan tetapi, putusan Majelis Hakim telah memenuhi rasa keadilan seperti yang diharapkan kedua Pekerja yang merupakan bapak dan anak tersebut. “Kalau putusan, menurut saya cukup obyektif. Dan Hakim masih memiliki rasa keadilan,” tandas Siswoyo. Sedangkan terhadap kemungkinan adanya upaya hukum, Siswoyo mengaku pihaknya siap menghadapi keberatan dari PT. Sumber Pangan Sejahtera melalui upaya kasasi di Mahkamah Agung.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, kedua Pekerja tak terima diberhentikan tanpa pemberian uang pesangon, karena dianggap kurang produktif oleh Perusahaan. Hal tersebut, pernah dibantah PT. Sumber Pangan Sejahtera. Akan tetapi, menurut Siswoyo, surat yang menjadi dasar gugatannya telah jelas-jelas dibuat menggunakan kop surat Perusahaan. Karena tidak juga dipekerjakan, akhirnya Anas dan Ihwan menuntut Perusahaan untuk membayarkan hak-hak Pekerja, berupa uang pesangon dan upah selama tidak dipekerjakan sejak Agustus hingga Desember 2019.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of