Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
384

Performance Kembali Jadi Alasan Pemberhentian, Pekerja Tuntut Pesangon

Jakarta, BuruhOnline.com – Kerap menjadi alasan pemberhentian, performance kerja seolah sudah menjadi salah satu dasar pemutusan hubungan kerja baru dalam sengketa hubungan industrial. Padahal dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, pengusaha hanya dapat memutuskan hubungan kerja setelah memperoleh penetapan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Sehingga, Renold Fernandes yang diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak oleh PT. Sumber Mitra Jaya sejak awal Juli 2019 itu, mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia tidak terima diberhentikan tanpa pemberian uang pesangon, apalagi yang menjadi alasannya adalah performance.

“Alasannya itu sih, katanya, karena saya gak perform. Saya juga bingung, kalau gak perform seharusnya ada yang namanya teguran, SP satu, SP dua, SP tiga, tapi ini saya gak pernah dapat sama sekali,” tutur Renold usai menghadiri persidangan perdana yang digelar tanpa kehadiran pihak Perusahaan, Senin (24/2/2020).

Sejak bipartit terakhir, ia mengaku sudah tidak pernah lagi berkomunikasi dengan PT. Sumber Mitra Jaya. “Sekarang sih udah gak ada komunikasi, tapi sempet sih dulu habis pertemuan bipartit kedua,” ujarnya. Persidangan yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan itu, ditunda hingga pekan depan untuk memberi kesempatan kepada PT. Sumber Mitra Jaya menjawab surat gugatan.

Renold yang bermasa kerja kurang lebih tiga tahun itu, menuntut Perusahaan untuk membayarkan hak-haknya akibat pengakhiran hubungan kerja sebesar dua kali ketentuan undang-undang, dan upah selama tidak dipekerjakan hingga gugatan didaftarkan pada bulan Januari 2020.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of