Sabtu, 28 Maret 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
188

Perjuangkan Nasibnya, Tiga Badan Hukum Digugat Bergiliran

Jakarta, BuruhOnline.com – Pantang menyerah, mungkin sederet kata itu dapat disematkan kepada Zupriyah, yang tanpa lelah mengajukan gugatan terhadap tiga Perusahaan yang berbeda pertanggung jawaban hukumnya di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pada Agustus 2019 lalu, ia mengajukan gugatan terhadap PT. Hansae Indonesia Utama. Namun karena tidak diketemukan lagi alamat (domisili) Perusahaan, akhirnya Zupriyah melalui kuasa hukumnya, Irman Siahaan mencabut surat gugatan.

“Sebenarnya-kan, Perusahaan ini-kan dari awalnya memang Perusahaannya mem-PHK karyawannya. Dan tidak melakukan aktifitas lagi atas nama Perusahaan itu tapi diambil alih sama Perusahaan lain,” ujar Irman, Rabu (26/2/2020). Kemudian Zupriyah kembali mengajukan gugatan terhadap PT. Adi Cita, yang kala itu dipimpin oleh pemilik PT. Hansae Indonesia Utama. Dan terakhir, ia yang diwakili Irman mendaftarkan gugatan terhadap Direktur PD. Nusantara Indah.

Ketiga badan hukum yang berbeda tersebut, dinilai Zupriyah harus melaksanakan kewajiban hukumnya berupa pemberian uang pesangon kepada dirinya yang telah selama 20 tahun. “Ada tiga gugatan yang kita ajukan. Yang pertama kita ajukan, kita tidak menemukan alamat Perusahaan. Nah yang kedua, ternyata menurut keterangan instansi setempat, mereka itu sudah tidak ada ditempat. Akhirnya kita menggugat Pemilik daripada Direktur PD. Nusantara Indah,” kata Irman.

Dalam surat gugatannya terhadap Direktur PD. Nusantara Indah yang didaftarkan sejak 20 Nopember lalu, Zupriyah mengajukan tuntutan berupa penetapan besaran uang pesangon, penghargaan masa kerja, dan upah penggantian hak, serta upah selama proses pemutusan hubungan kerja sejak Oktober 2018 sampai dengan Maret 2019.

Perkara pemutusan hubungan kerja tersebut, tercatat sudah sebanyak 17 kali menggelar persidangan. Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie itu, beragendakan mendengar keterangan saksi dari Zupriyah. Menurut Irman, saksi yang dihadirkannya tersebut, menerangkan adanya hubungan kerja yang secara terus menerus, dan berakhir dengan pengakhiran hubungan kerja pada Maret 2018.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of