Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
1.182

Rahayu Santosa Bangkrut, Puluhan Pekerja Perjuangkan Uang Pesangon

Bandung, BuruhOnline.com – Perusahaan Karoseri Rahayu Santosa yang berdiri sejak tahun 1951 itu, akhirnya tumbang. Kini, pihaknya tengah menghadapi gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja, yang diajukan oleh Rizka Priansen dan kawan-kawan (79 orang) di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Mereka meminta Pengadilan untuk melakukan penyitaan terhadap 33 sertifikat tanah dan bangunan Perusahaan, sebagai jaminan pembayaran pesangon.

“Pesangon kita belum dibayarkan oleh pihak Perusahaan selama setahun ini,” tutur Yayang Nurahman selaku salah seorang Pekerja PT. Rahayu Santosa, Rabu (5/2/2020). Ia mengatakan, dirinya bersama kawan-kawan Pekerja lainnya, tidak lagi dipekerjakan oleh Perusahaan sejak akhir Desember 2018. Padahal, Perusahaan telah berjanji akan menyelesaikan seluruh pembayaran pesangon, dengan cara mengangsur.

“Januari 2019 itu, kita dijanjikan DP sebesar Rp8 juta perorang, dan cicilan lima belas bulan dimulai dari Februari 2019 sampai April 2020,” ujar Yayang. Ditambahkannya, perjanjian yang sudah didaftarkan di PHI Bandung pada 14 Januari 2019 itu, diingkari oleh Perusahaan. Menurut Yayang, PT. Rahayu Santosa hanya baru memberikan uang sebesar Rp1 juta.

“Sampai sekarang, kita baru dibayar satu juta. Kita tidak tahu tiba-tiba Perusahaan transfer satu juta,” tandasnya. Dalam surat gugatannya, Yayang bersama kawan-kawannya yang bermasa kerja antara 3-30 tahun itu, menuntut pembayaran uang pesangon, penghargaan masa kerja, penggantian hak dan upah selama proses di Pengadilan.

Persidangan yang digelar diruang sidang Wirjono Prodjodikoro, gedung PHI Bandung itu, dipimpin oleh Hakim Suwanto. Sidang yang beragendakan pembacaan jawaban gugatan dari pihak Perusahaan tersebut, akhirnya ditunda hingga pekan depan untuk memberikan kesempatan kepada Rizka dan kawan-kawan menyampaikan repliknya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of