Sabtu, 4 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
338

Setelah 23 Tahun Mengabdi, Pekerja Menolak Pembayaran Kompensasi Dicicil

Jakarta, BuruhOnline.com – PT. Anekatrans Persada Indonesia digugat oleh Nouke Ade Mailoor ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, lantaran belum membayar uang pisah dan penggantian hak sebagai kompensasi pengakhiran hubungan kerja karena mengundurkan diri terhitung sejak September 2018. Nouke menolak jika pembayaran uang kompensasinya tersebut, dibayar dengan skema mencicil.

Dengan usianya yang tidak lagi muda, mustahil bagi Nouke yang telah bekerja selama 23 tahun untuk dapat diterima bekerja di Perusahaan lain. Sehingga ia memutuskan untuk melanjutkan kehidupannya dengan berwiraswasta. Akan tetapi harapannya pupus, setelah Perusahaan memastikan pembayaran kompensasi secara mengangsur, padahal uang tersbeut akan dirinya gunakan sebagai modal usaha.

“kalau sudah di-PHK, pesangon dicicil, bagaimana mereka bisa berusaha? Dengan usia yang sudah tua, harus pertimbangkan itu Perusahaan,” ujar Heri Witjaksono, Senin (17/2/2020) selaku kuasa hukum insidentil yang juga merupakan suami dari Nouke. Ia mengatakan, pihaknya mengaku tidak puas dengan tindakan PT. Anekatrans Persada Indonesia, dan mengadukan permasalahan tersebut ke Dinas Tenaga Kerja.

“Anjuran Disnaker sudah kita kantongi, tetap anjuran Disnaker seperti apa yang ditawarkan oleh pihak Perusahaan. Dan kita tidak mengeluh soal itu. Tetapi masih Perusahaan tidak mau menerima, mau membayarnya dicicil,” tambah Heri usai menghadiri persidangan yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara itu.

Sekedar informasi, gugatan diajukan Nouke sejak 29 Juli 2019. Kala itu, PHI Jakarta Pusat mengalami kesulitan dalam memanggil para pihak. Agenda pemeriksaan identitas para pihak, telah ditunda sebanyak 9 kali setelah berkoordinasi dengan Panitera Pengadilan Negeri Cikarang, Bekasi. Sidang akan kembali dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda menyerahkan replik dari pihak Pekerja.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of