Senin, 6 April 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
299

Upah Diangsur, Pengadilan Diminta Putuskan Hubungan Kerja

Jakarta, BuruhOnline.com – Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, diminta oleh Iman Rizkte Arief  dalam surat gugatannya untuk menyatakan putus hubungan kerjanya dengan PT. OBS Citra Indonesia. Sebab, Perusahaan dianggap telah melakukan pembayaran upah secara tidak tepat waktu (diangsur). Demikian dikatakan Yus selaku salah seorang kuasa hukum Iman, usai menghadiri persidangan yang beragendakan pemeriksaan kelengkapan identitas para pihak, Rabu (12/2/2020).

Selain itu, Perusahaan juga telah memberhentikan Iman secara sepihak tanpa terlebih dahulu diberikan pembinaan berupa surat peringatan. “Dia di-PHK tanpa diberikan SP-1, SP-2, SP-3. Lalu dipecat begitu saja,” ujar Yus. Terhadap pemberhentian secara sepihak itu, Iman telah berupaya untuk melakukan penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan, hingga diperantarai oleh Mediator Dinas Tenaga Kerja.

“Lalu dengan dipecat begitu saja, kami berangkat ke Disnaker yang ada di Jakarta Selatan. Kami sudah berunding beberapa kali pertemuan, dan Disnaker mengeluarkan anjuran untuk membayar kepada klien kami,” terang Sahala.

Ditambahkan Muhamad Sahala Tobing yang juga sebagai kuasa hukum Iman, PT. OBS Citra Indonesia dianggap tidak memiliki itikad baik untuk menjalankan ajuran Disnaker, sehingga pihaknya mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat sejak 20 Januari yang lalu. “Isi anjurannya itu, mereka harus membayar, tapi kita tunggu beberapa bulan tidak juga dibayar, diabaikan oleh Perusahaan itu. Sehingga kita daftarkan kesini untuk menuntut keadilan,” tandasnya.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Saptono Setiawan, Perusahaan diminta untuk menyerahkan kelengkapan identitas berupa akta pendirian pada pekan depan. Sehingga sidang ditunda untuk memberikan kesempatan kepada PT. OBS Citra Indonesia melengkapi identitasnya, dan sekaligus dapat menyerahkan jawaban atas gugatan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of