Selasa, 2 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
402

Ada Surat Keterangan Dokter, Pekerja Tetap Dianggap Mangkir

Jakarta, BuruhOnline.com ­– Dihadapan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie, Angela Kusuma menyerahkan sebanyak 15 (lima belas) bukti surat, diantaranya surat elektronik (e-mail) dan keterangan dokter yang menyatakan dirinya sedang sakit, sehingga tidak dapat masuk bekerja seperti biasa. Bukti tersebut ia sampaikan, untuk membantah anggapan PT. Bank Commonwealth yang menganggap Angela mangkir dan diberikan Surat Peringatan.

“Terus kenapa saya di SP3? Padahal (saya) gak masuk kasih surat sakit dan saya informasi, bukannya hilang gak jelas kemana,” tutur Angela, Rabu (4/3/2020) seusai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia merasa heran ketika menerima panggilan bekerja yang dilayangkan oleh pihak Perusahaan sebanyak tiga kali.

Ditambahkannya, Angela tidak dapat menerima pemberian surat peringatan dengan dasar mangkir. Sebab, ia sudah mengirimkan surat keterangan istirahat dari dokter. “Terus bukti saya mengirimkan surat sakit juga ada, terus bukti slip gaji saya yang dipotong-potong. Kan mereka potong gaji saya,” tandasnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Angela dalam surat gugatannya meminta PHI Jakarta Pusat, untuk memerintahkan PT. Bank Commonwealth memberikan hak-haknya berupa Uang Komisi, Tiket Perjalanan ke Luar Negeri, dan Hadiah Emas seberat 2 gram. Menurutnya, pemberian komisi dan yang lainnya tersebut, merupakan hasil dari penjualan produk perbankan yang ia lakukan sebelum diskorsing oleh Perusahaan.

Lalu Perusahaan mencabut skorsing yang telah diberikan, dan menyuruh Angela yang dipekerjakan sebagai Relationship Manager itu, untuk masuk bekerja tetapi tanpa diberikan pekerjaan. Angela yang telah bekerja selama enam tahun di PT. Bank Commonwealth itu, telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan belum diberikannya komisi ke Dinas Tenaga Kerja. Dalam anjurannya, Disnaker tidak dapat mempertimbangkan tuntutan pembayaran komisi. Perusahaan hanya dianjurkan membayar denda keterlambatan upah.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of