Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
233

Bagai Habis Manis Sepah Dibuang, Surat PHK-pun Dititipkan

Jakarta, BuruhOnline.com – Usai merayakan hari raya lebaran tahun lalu, Eling dan Handoko tiba-tiba diberhentikan secara sepihak oleh Koperasi Serba Usaha Insan Kamil. Alasannya karena efisiensi, tutur Handoko yang telah bekerja selama empat tahun itu. Pengurus Koperasi juga tidak bersedia menemui keduanya, dengan menitipkan surat pemberhentian kepada admin, tambah Eling.

“Tanpa ketemu, hanya surat dititip,” katanya, Selasa (10/3/2020) usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Atas tindakan tersebut, Eling dan Handoko menempuh upaya penyelesaian melalui Suku Dinas Tenaga Kerja di Jakarta Timur.

Namun upayanya itu, tidak mencapai kesepakatan penyelesaian. Karena kuasa hukum Pengurus Koperasi, hanya diberi hak untuk menghadiri saja tanpa diberikan kewenangan untuk memutuskan. “Di Depnaker, (ada) kuasa hukum. Itu-pun baru satu kali dateng dan gak bisa mutusin apa-apa,” jelas Handoko.

Dikatakannya, Disnaker telah menganjurkan agar Koperasi membayar uang pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang. Atas dasar anjuran tersebut, Eling dan Handoko meminta Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Kadarisman untuk menetapkan besaran uang pesangon, penghargaan masa kerja, penggantian hak dan upah selama tidak dipekerjakan sebesar delapan bulan upah.

“Tuntutan di PHI ya itu. Pesangon sama uang proses aja sesuai undang-undang yang berlaku,” tandas Handoko. Sidang yang seharusnya beragendakan pemeriksaan kelengkapan identitas para pihak dan pembacaan gugatan itu, akhirnya ditunda hingga pekan depan untuk memberi kesempatan kepada pihak Koperasi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of