Selasa, 2 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
307

Belasan Tahun Berstatus Kontrak di ANTARA, Pekerja Datangi Pengadilan

Jakarta, BuruhOnline.com – Walau telah bekerja sejak tahun 2006 di Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA, Andri masih berstatus sebagai Pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak). Bahkan mogok kerja yang dilakukannya pada pertengahan Desember 2018 lalu, berujung pada pemberhentian terhadap diri dan teman-temannya secara sepihak.

Kala itu, ia hanya meminta agar LKBN ANTARA merubah status Pekerja kontrak menjadi tetap. Sebab, masa kerja yang telah dilalui oleh Andri bersama teman-temannya, sudah belasan tahun. “(Kontrak) itu-kan harusnya berubah menjadi pegawai tetap kalau teman-teman sudah bekerja diatas tiga tahun. Itu yang dituntut dari teman-teman. Namun tuntutan teman-teman itu malahan dianggap sebagai bentuk perlawanan,” ujar Ahmad selaku kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, Senin (2/3/2020).

“Aksi tersebut malah berdampak pada saya pribadi dan teman-teman yang PKWT, yaitu pemutusan hubungan kerja,” tutur Andri yang merupakan salah seorang Penggugat dalam perkara gugatan yang teregister di Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Jkt.Pst.

Dikatakan Ahmad, pihaknya telah berupaya untuk menempuh upaya penyelesaian melalui musyawarah di Dinas Tenaga Kerja. Namun LKBN ANTARA tetap berkeinginan memutuskan hubungan kerja dengan kualifikasi berakhirnya masa perjanjian kontrak. “Jadi anjurannya sendiri tu, kita ini dipekerjakan kembali,” jelasnya menyampaikan isi anjuran dari Disnaker.

Dalam tuntutannya, Ahmad meminta Pengadilan menyatakan status hubungan kerja Pekerja menjadi tetap, dan memerintahkan Perusahaan untuk mempekerjakan kembali Andri dan kawan-kawan. Tuntutan tersebut, salah satunya ia dasarkan pada ketentuan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, yang mempersyaratkan kontrak kerja tidak boleh dilakukan secara terus menerus, dan paling lama 3 (tiga) tahun.

Hakim Taryan Setiawan yang memimpin jalannya persidangan, menghimbau kepada kedua belah pihak untuk mengupayakan perdamaian. Sidang kembali akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda mendengarkan jawaban.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of