Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
287

Bukan Berbentuk PT, Pekerja Harusnya Gugat Pemilik CV

Bandung, BuruhOnline.com – Hakim Suwanto menyatakan gugatan Kristhianna yang didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, terhadap CV. Wahaha Entertainment, tidak dapat diterima. Lantaran yang digugat oleh Kristhianna, bukan Pengurus dari persekutuan komanditer tersebut. Meski bagian dari entitas bisnis kemitraan, CV bukanlah badan usaha yang berbadan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT).

Dalam pertimbangan hukumnya, Hakim Suwanto mengharuskan subyek hukum yang digugat oleh Kristhianna adalah Pengurus CV. Wahaha Entertaiment. “Hasil putusan dari PHI yang dibacakan hari ini, mengenai posisi pengurusnya saja. Jadi kami harus mengulang gugatan ke Perusahaan tersebut, dengan mencantumkan nama direktur,” ujar Devi Herdiyana, Rabu (11/3/2020).

Sebelumnya, Kristhianna yang telah bekerja selama 27 tahun itu, tidak dapat menerima tindakan pengakhiran hubungan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh Perusahaan. Alasannya kala itu, Kristhianna dituduh melakukan tindak pidana. Karena tidak didasarkan pada alasan yang tidak jelas, ia berupaya untuk dapat menyelesaikannya secara kekeluargaan. Namun hingga diperantarai oleh Dinas Tenaga Kerja, Perusahaan tidak bersedia memberikan uang kompensasi pesangon sebagai akibat dari putusnya hubungan kerja.

“Setelah proses bipartit dilalui, akhirnya prinsipal saya mengajukan secara tripartit kepada Disnaker. Dan ya sebetulnya, Alhamdulillah isi anjurannya. Anjuran dari Disnaker itu, disarankan agar Perusahaan itu membayar hak-hak dari si Pekerja,” tutur Herdiyana. Atas anjuran tersebut, CV. Wahaha Entertaiment tidak dapat menerimanya. Sehingga diputuskan untuk mengajukan gugatan ke PHI Bandung.

Sekedar informasi, Mahkamah Agung (MA) pernah menerbitkan putusan yang sejenis dengan gugatan Kristhianna. Kala itu, Tugiriandy dan kawan-kawan menggugat CV. Sindang Laya ke PHI Palembang. Majelis Hakim Kasasi yang dipimpin oleh Hakim Agung Yulius, menilai CV atau Commanditaire Vlunotshaap adalah badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan berbeda-beda diantara anggotanya.

Masih menurut MA, CV merupakan badan usaha yang bukan badan hukum, oleh karenanya yang menjadi subyek hukum adalah orang-orang yang menjadi pengurusnya, maka yang bertanggung jawab dan dapat digugat adalah pengurus dan bukan CV-nya, sesuai Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD).

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of