Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
244

Dianggap Lalai Saat Kirim Barang, Sopir Diberhentikan Sepihak

Bandung, BuruhOnline.com – Suhendra, yang kesehariannya bertugas sebagai sopir. Tak terima diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak, tanpa pemberian uang kompensasi pesangon dari PT. Multi Color Jakarta Indonesia. Sebab, ia menganggap adanya kerusakan mobil saat mengantarkan barang dari Cikarang, Bekasi ke Jakarta, merupakan hal yang tidak diinginkannya. Dikatakan Priyanto selaku kuasa hukum Suhendra, kerusakan tersebut terjadi karena adanya musibah banjir di Jakarta.

“Itu-kan musim banjir ya musim hujan, jadi mobilnya kena banjir. Ya namanya banjir-kan itu peristiwa alam. Jadi tidak bisa kita hindari, kebetulan mobilnya juga ada kerusakan sedikit,” tutur Priyanto, Rabu (11/3/2020) usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Menurutnya, kerusakan mobil telah diganti oleh Suhendra. Sehingga pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan Perusahaan di tahun 2018, haruslah disertai dengan uang pesangon. “Petitumnya kita meminta-kan untuk dibayarkan pesangon dari prinsipal, ya sesuai dengan aturan Undang-Undang 13 Tahun 2003,” ujar Priyanto.

Ia menambahkan, pihaknya membuka kemungkinan penyelesaian secara musyawarah di luar mekanisme peradilan. “Bagi kami dan prinsipal, membuka peluang untuk berdamai. Diputuskan secara perdamaian,” ungkapnya.

Dalam surat gugatan yang diregisterasi dengan Nomor 17/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Bdg, Suhendra juga menuntut pembayaran upah selama tidak dipekerjakan sebesar 6 (enam) bulan. Serta meminta Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Suwanto, untuk menyatakan putusan tersebut, dapat dijalankan terlebih dahulu.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of