Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
245

Diduga Belum Bagikan Uang Servis, Kamojang Green Hotel & Resort Digugat

Bandung, BuruhOnline.com – Terhitung sejak September 2018 hingga Nopember 2019, PT. Putera Dharma Propertindo diduga belum membagikan uang servis kepada Yayan Muhammad Aspian dan kawan-kawan (22 orang). Padahal, uang servis wajib dibagikan kepada Pekerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Sebagai Perusahaan pemberi jasa perhotelan serta restoran, badan usaha dari Kamojang Green Hotel & Resort itu, berhak memberlakukan uang servis. Sehingga Pekerja dengan status hubungan kerja waktu tertentu atau tidak tertentu, berhak mendapatkan pembagian uang servis pada bulan berikutnya sesuai dengan Pasal 14 ayat (1) Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun 2016.

“Permasalahan kami-sih, yaitu hak uang servis yang tidak dibayarkan oleh pihak Perusahaan, dan sekarang kurang lebih sudah sampai 16 bulan,” ujar Yayan, Rabu (11/3/2020). Ia menambahkan, pengelolaan uang servis haruslah terpisah dari operasional Perusahaan. “Pihak Perusahaan selalu beralibi, cash flow-lah, kekurangan uang-lah, atau apa. Sedangkan uang servis sendiri harus terpisah dari operasional Perusahaan,” tandasnya usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Yayan juga mengatakan, pihaknya telah menyerahkan 43 bukti surat untuk menguatkan dalil gugatannya. Diantara bukti yang telah ia sampaikan, yakni rincian uang servis yang telah diterbitkan oleh Perusahaan. Sebaliknya, ditambahkan Yayan, Perusahaan belum menyampaikan bukti apapun walau sudah diberi kesempatan dua kali oleh Majelis Hakim.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of