Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
355

Digugat Karena Kontrak Belum Berakhir Sudah Diberhentikan

Jakarta, BuruhOnline.com – Walau kurang dari dua bulan, sisa masa kerjanya di PT. Mutubeton Pratamamix akan berakhir. Tetapi karena hubungan kerja waktu tertentu diakhiri sebelum waktunya, maka Perusahaan tetap wajib membayar upah sisa kontrak hingga batas waktu kontrak yang telah disepakati. Namun karena kewajiban tersebut tidak dipenuhi, akhirnya Hot Utama melalui kuasa hukumnya, Rachmat Atmanagara mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain upah sisa kontrak sebesar kurang dari dua bulan, Utama dalam surat gugatannya yang didaftarkan sejak 11 Februari 2020 lalu itu, juga menuntut kekurangan pembayaran iuran jaminan sosial, biaya pengobatan dan tunjangan hari raya keagamaan. Dikatakan oleh Rachmat, alasan pengakhiran hubungan kerja sebelum waktunya tersebut, dikarenakan Utama dianggap tidak bisa bekerja. Padahal ia telah bekerja sejak Juli 2019.

“(Kontrak) sejak bulan Juli 2019 sampai Desember 2019, tapi awal Nopember sudah di-PHK,” ujar Rachmat usai menghadiri persidangan yang digelar diruang sidang Oemar Seno Adji 2, gedung PHI Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020). Sidang yang seharusnya beragendakan jawaban gugatan, kembali ditunda oleh Hakim Duta Baskara selaku Ketua Majelis Hakim. Karena kuasa hukum PT. Mutubeton Pratamamix belum melengkapi dokumen pendirian Perusahaan.

Pada persidangan pekan lalu, Hakim Duta juga sudah menghimbau para pihak untuk melakukan upaya-upaya perdamaian di luar persidangan. “Sidang pertama minggu kemarin sudah disarankan oleh Majelis Hakim, untuk mengadakan mediasi. Tetapi kami sebagai Penggugat tetap pada pendirian kami untuk nilai gugatannya tidak sesuai dengan anjuran,” tandas Rachmat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of