Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
222

Dituduh Manipulasi, Pekerja Tetap Tuntut Bekerja Kembali

Jakarta, BuruhOnline.com – Iis Hadi meminta Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk memerintahkan PT. Sanofi Aventis mempekerjakan kembali dirinya. Sebab, Hadi menganggap dirinya tidak melakukan pelanggaran apapun yang dapat digunakan sebagai alasan untuk memberhentikan dirinya secara sepihak.

Dikatakan Iwan Kustiawan selaku kuasa hukum Hadi, Selasa (3/3/2020), Perusahaan menuduh Hadi melakukan manipulasi data pemotretan outlet. Terhadap hal tersebut, permasalahan yang diduga melibatkan Hadi telah diselesaikan oleh bagian audit PT. Sanofi Aventis. “Jadi dianggap permasalahan itu sudah tidak ada, Pekerja itu sudah dianggap bekerja (seperti) biasa,” ujarnya.

Pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut ke Dinas Tenaga Kerja, dan Perusahaan berjanji akan membayar hak-hak Pekerja sampai dengan adanya penyelesaian. “Tetapi secara sepihak, November itu upahnya di-cut, dihentikan oleh Tergugat,” tandas Iwan.

Menurutnya, PT. Sanofi Aventis telah melanggar Pasal 151 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Dalam ketentuan itu, Perusahaan tetap diwajibkan membayar upah hingga adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Kami tetap pada prinsipnya adalah, sebelum ada pembuktian, belum ada putusan, belum ada pemeriksaan dari Hakim. Kita mintanya kerja kembali,” tutur Iwan. Sebelum sidang ditutup, Hakim Kadarisman yang memimpin jalannya persidangan, memberitahukan kepada para pihak untuk melanjutkan sidang pada pekan depan, dengan agenda penyerahan duplik dari pihak Perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of