Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
846

Kurang Bayar Upah, Slip Gaji Selama Enam Tahun Lebih Jadi Bukti

Jakarta, BuruhOnline.com – Temuan Dinas Tenaga Kerja terkait adanya kekurangan pembayaran upah, pada akhirnya mendorong Wahyu Ningsih untuk menggugat PT. CGS CIMB Sekuritas Indonesia ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam tuntutannya, Wahyu meminta Perusahaan untuk membayarkan kekurangan upah sejak Januari 2012 sampai dengan Agustus 2018.

Tak hanya upah, selisih perhitungan iuran jaminan sosial dan tunjangan hari raya beserta denda keterlambatannya, yang oleh Perusahaan didasarkan pada perhitungan besaran upah yang diterima Ningsih, juga menjadi salah satu tuntutan dalam surat gugatan yang didaftarkannya sejak 6 Januari 2020 itu. Ia menganggap, hak atas upah dan akibat dari adanya kekurangan pembayaran tersebut, menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Perusahaan.

“Ternyata, Perusahaan ini ada teguran dari Disnaker, tentang kurang bayar upah,” ujar Ningsih ketika ditemui usai menghadiri persidangan yang digelar di ruang sidang Kusuma Admadja 4, gedung PHI Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020). Namun begitu, ia menilai masih ada hak-hak dirinya yang belum ditetapkan oleh Disnaker. “Ada hak-hak yang belum termasuk disitu yang tertulis di anjuran, yang belum dibayarkan,” tambahnya.

Terhadap dalil gugatan Ningsih, PT. CGS CIMB Sekuritas Indonesia membantahnya. Dalam surat jawaban yang diserahkan pada 5 Februari 2020 lalu, Ningsih dianggap mengada-ada karena Perusahaan sudah membayar upah sesuai upah minimum setiap bulannya.

Namun untuk membantah jawaban gugatan Perusahaan, Ningsih mengaku telah mempersiapkan sejumlah bukti surat. Diantaranya tanda terima upah yang pertama kali ia terima. “Bukti saya menerima gaji pertama saya bekerja dari Nopember 2011, lalu bukti-bukti slip gaji saya dari tahun 2012, 2013, 2014, 2015 sampai dengan Agustus 2018, yang masih dibawah upah minimum,” tandas Ningsih.

Sidang dalam perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja yang teregister dengan Nomor 4/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Jkt.Pst. yang dipimpin oleh Hakim M. Djoenanidie tersebut, akan dilanjutkan kembali pada pekan depan untuk memeriksa bukti surat dari kedua belah pihak.

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
1 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
MollyBarkah Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Barkah
Guest
Barkah

Masih ada saja perusahaan beranggapan Sales tidak wajib menerima upah pokok minimal sama dengan UMP/UMK.

Molly
Guest
Molly

Wooww amazing, selip gaji 6 th msh d simpan rapi menandakan karyawati ini Wahyu Ningsih org yg bertanggung jawab n sangat teliti sekali. Perusahaan sebesar itu msh jg memberikan upah d bawah UMR, sdh ada peringatan dr disnaker msh jg membantah. Sdh ada bukti selip gaji slm 6 th bisa apa perusahaan? Msh mau ngeles?? Bayar dong hak karyawan. Toh dia hny meminta hak2 na d berikan, yg selama ini d ambil olh perusahaan PT CGS CIMB securitas. Tdk menutup kemungkinan karyawan yg lain upah na msh d bawah UMR, blm aja terungkap semua. Smg Wahyu Ningsih mendapatkan keadilan n… Read more »