Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
321

Pensiun Dini Menjadi Kewenangan Direksi, Gugatan Dikabul Sebagian

Jakarta, BuruhOnline.com – Surat Keputusan Direksi PT. Pulo Mas Jaya terhadap Muhammad Ali T Radja, yang dikeluarkan 23 Agustus 2018 lalu, dinilai Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, telah sah dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Lantaran keputusan pensiun dini yang diberikan kepada Radja merupakan sepenuhnya kewenangan Direksi, walaupun dengan batas usia 45 tahun. Namun, Radja melalui kuasa hukumnya, Soetardi Tri Cahyono sempat membantah hal tersebut. Karena usia Radja saat diputus hubungan kerjanya karena pensiun, baru mencapai 44 tahun.

“Klien kita, Pak Radja itu-kan baru 44 tahun. Tapi dipertimbangan Hakim, bahwa menurut Majelis, sebelum 45 tahun bisa mengajukan. Karena itu sepenuhnya kewenangan dari Direksi,” ujar Soetardi, Kamis (12/3/2020) usai menghadiri persidangan yang beragendakan pembacaan putusan itu.

Atas putusan tersebut, Soetardi mengaku masih pikir-pikir. Sebab, pihaknya menilai keputusan pensiun dini merupakan pemutusan hubungan kerja secara sepihak. Dan PT. Pulo Mas Jaya dianggap masih berkewajiban membayar sisa upah dan tunjangan sampai usia pensiun Radja, selama 11 tahun 5 bulan kedepan.

“Menyatakan putus hubungan kerja antara Penggugat dengan Tergugat terhitung sejak tanggal 1 September 2018,” ucap Hakim Taryan Setiawan membacakan amar Putusan. Dengan dikabulkannya sebagian gugatan Radja, PT. Pulo Mas Jaya dibebankan kewajiban untuk membayar biaya perkara.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of