Minggu, 31 Mei 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
385

Perusahaan Ajukan Bukti Perjanjian Kerja Berbahasa Inggris

Jakarta, BuruhOnline.com – Lanjutan sidang dalam perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja, antara Iman Rizkte Arief melawan PT. OBS Citra Indonesia kembali di gelar di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Persidangan yang dipimpin oleh Hakim Saptono itu, beragendakan penyerahan bukti surat dari pihak Perusahaan.

Perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) yang diajukan oleh Perusahaan, sebagai salah satu bukti dari sembilan bukti surat yang diajukannya, ternyata berbahasa Inggris tanpa disandingkan dengan bahasa Indonesia. Sehingga menurut Iyus Tobing selaku salah seorang kuasa hukum Iman, menyatakan perjanjian kerja kontrak tersebut berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap).

Iyus mendasarkan pendapatnya pada ketentuan Pasal 57 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. “Suatu kesepakatan kerja yang didalam kesepakatan tersebut, memakai bahasa Inggris. Tidak didampingi oleh bahasa Indonesia,” ujarnya, Rabu (18/3/2020) usai menghadiri persidangan. Ditambahkan Sahala Tobing yang juga sebagai kuasa hukum Iman, pihaknya membuka kemungkinan untuk melakukan perdamaian sebelum adanya putusan pengadilan. “Kalau kita membuka untuk itu, perdamaian. Dan lawyer daripada PT mau juga,” jelasnya.

Seperti telah diberitakan, Iman meminta Pengadilan untuk menyatakan putus hubungan kerjanya dengan PT. OBS Citra Indonesia. Sebab, Perusahaan dianggap telah melakukan pembayaran upah secara tidak tepat waktu (diangsur). Selain itu, Perusahaan juga dianggap telah memberhentikannya secara sepihak tanpa terlebih dahulu diberikan pembinaan berupa surat peringatan. Serta PT. OBS Citra Indonesia dianggap tidak memiliki kemauan untuk menjalankan anjuran Dinas Tenaga Kerja.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of