Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
351

Perusahaan Ini Ajukan Ijin PHK ‘Ketua Serikat Buruh’

Bandung, BuruhOnline.com – Melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, PT. Roxi Prameswari mengajukan permohonan ijin PHK terhadap Ricthie Febrian Maulani. “Memberikan ijin kepada Penggugat untuk melakukan pemutusan hubungan kerja kepada Tergugat,” demikian bunyi petikan petitum dalam permohonan yang didaftarkan sejak 15 Nopember 2019 lalu itu.

Perusahaan juga meminta agar dirinya hanya diwajibkan untuk membayar sebesar Rp6,2 juta kepada Ricthie, sebagai kompensasi apabila Majelis Hakim mengabulkan permohonan pengakhiran hubungan kerja yang diajukannya. Menanggapi upaya PT. Roxi Prameswari tersebut, Ricthie melalui kuasa hukumnya, menyangkal segala alasan permohonan Perusahaan.

Ma’mun selaku salah seorang kuasa hukum Ricthie, menilai alasan permohonan Perusahaan tidak terlepas dari adanya keputusan mutasi terhadap Ricthie yang semula bertugas sebagai pengemudi armada roda empat (driver), menjadi pengemudi armada roda dua (motoris). Keputusan itu ditolak, karena bagian tersebut belum dapat dioperasionalkan hingga sekarang. “Itu baru percobaan, makanya sampai sekarang motoris belum berjalan,” tukasnya.

Ia menambahkan, belum beroperasional-nya armada roda dua, karena adanya potensi kerusakan hasil produksi saat dikirim ke kostumer. Atas penolakan mutasi itu, Ricthie akhirnya diberi surat peringatan hingga skorsing. “Menolak mutasi, sudah dikasih sangsi SP satu, SP dua. Tapi tidak lama dari keluar SP dua, langsung skorsing. Kita gak tau alasan skorsingnya apa. Skorsing dan upahnya dibayar lima puluh persen, selama tiga bulan,” tandas Ma’mun.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja telah menganjurkan PT. Roxi Prameswari, agar mempekerjakan kembali Ricthie yang juga sebagai Ketua Serikat Buruh. “Anjuran Disnaker memutuskan untuk mempekerjakan, mencabut SK mutasinya, dan membayar upah selama tidak dipekerjakan,” ujarnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of