Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
433

Tak Penuhi Target Penjualan, Dianggap Bukan Pelanggaran Berat

Bandung, BuruhOnline.com – PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk., menganggap tidak terpenuhinya target penjualan sebagai kesalahan berat, yang mengakibatkan kebolehan bagi pihaknya untuk memutuskan hubungan kerja dengan Pekerjanya. Anggapan tersebut, dibantah oleh Sapari, Nurdiyansah, Dian Hotma Gustinar dan Agus Setiyawan yang tidak terima dengan pengakhiran hubungan kerja perbulan Juli 2017.

Keempatnya dikualifikasikan telah melakukan pelanggaran berat oleh Perusahaan, sehingga mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Dalam surat gugatan yang didaftarkan sejak 15 Januari 2020 lalu itu, Sapari dan kawan-kawan meminta kepada Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Yuswardi, untuk menyatakan tidak terpenuhinya target bukan sebagai kesalahan berat, dan menetapkan besaran pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang.

“Alasan SP yang ketiga ini, kita tidak terima. Dengan (alasan) mengada-ada, tidak (penuhi) menjual targetnya, tidak sesuai maka di-PHK,” ujar Iwan Gunawan selaku kuasa hukum Sapari dan kawan-kawan yang disampaikannya usai menghadiri persidangan yang beragendakan penyerahan bukti surat, Rabu (11/3/2020). Ditambahkan Iwan, ia telah menyampaikan 17 bukti surat ke hadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Yuswardi.

Tidak terpenuhinya target kerja sebagai salah satu alasan pengakhiran hubungan kerja, pernah diputus oleh Mahkamah Agung (MA). Diantaranya putusan dalam perkara antara PT. Columbindo Perdana melawan Mohamad Ismail. Dalam pertimbangan hukum pada Putusan Kasasi Nomor 1059 K/Pdt.Sus-PHI/2018, Hakim Agung Panji Widagdo menegaskan, tidak tercapainya target yang ditetapkan oleh Perusahaan bukanlah sebagai pelanggaran hukum. Karenanya, PHI Gorontalo telah tepat untuk menetapkan besaran jumlah uang kompensasi pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of