Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
343

Akhirnya Pengadilan Perintahkan Perusahaan Bayar Kompensasi Tanpa Dicicil

Jakarta, BuruhOnline.com – Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Nouke Ade Mailoor. Dalam amar putusannya, PT. Anekatrans Persada Indonesia dihukum untuk membayar uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja, tanpa dicicil. Meskipun Nouke mengundurkan diri, tetapi dirinya berhak mendapatkan uang penggantian hak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Dalam pokok perkara. Satu, mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian,” ujar Hakim Duta Baskara membacakan amar putusan dalam perkara Nomor 241/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, Senin (14/4/2020). Putusan tersebut, dinilai Heri Witjaksono selaku salah seorang kuasa hukum Nouke telah sesuai dengan tuntutan yang ia ajukan. “Tuntutan kita memang gak banyak,” tandasnya.

“Dari penawaran yang diajukan oleh Perusahaan dan kita juga sudah legowo untuk terima. Dan dikabulkan sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan Disnaker,” kata Sugiarti menjelaskan pertimbangan besaran gugatan yang diajukan Nouke berdasarkan rekomendasi dari anjuran Dinas Tenaga Kerja. Ia mengaku, pihaknya masih memikirkan upaya hukum banding atas putusan tersebut. “Tetapi kami sudah cukup lelah menghadapi sidang,” tambah Heri.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Nouke tidak terima dengan tindakan Perusahaan, yang belum membayar uang pisah dan penggantian hak sebagai kompensasi pengakhiran hubungan kerja dirinya sejak September 2018. Ia menolak jika pembayaran uang kompensasinya tersebut, dibayar dengan skema mencicil. Sebab, dengan usianya yang tidak lagi muda, mustahil bagi Nouke yang telah bekerja selama 23 tahun untuk dapat diterima bekerja di Perusahaan lain. Sehingga ia memutuskan untuk melanjutkan kehidupannya dengan berwiraswasta.

Sekedar informasi, gugatan diajukan Nouke sejak 29 Juli 2019. Kala itu, PHI Jakarta Pusat mengalami kesulitan dalam memanggil para pihak. Agenda pemeriksaan identitas para pihak, telah ditunda sebanyak 9 kali setelah berkoordinasi dengan Panitera Pengadilan Negeri Cikarang, Bekasi.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Heri Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Heri
Guest
Heri

Kompensasi yang diterima para karyawan adalah hak dan harga diri mereka.
Mereka harus terima hak nya sesuai kesepakatan sejak awal dengan pihak pengusaha.
Terima kasih bagi para pihak yang sudah membantu.
🙂