Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
215

Berdalih Hak Prerogatif, Keberatan Pekerja Lotte Dibalas Pemberhentian

Jakarta, BuruhOnline.com – Aji Wiguna tak menyangka, jika keberatan mutasi yang disampaikannya berbuntut pada pemberhentian dirinya terhitung sejak akhir Agustus 2019. Menurut Wiguna, mutasi yang diputuskan oleh PT. Lotte Mart Indonesia dari cabang Taman Surya di Jakarta Barat, ke cabang Pramuka di Jakarta Timur, terlalu jauh dari tempat tinggalnya di Tangerang.

“Jauh dari rumah tinggalnya kebetulan di daerah Tangerang, dipindahkan ke Pramuka itu sangat jauh,” ujar Nur Asmadin selaku Pengurus Serikat Pekerja di PT. Lotte Mart Indonesia. Menurutnya, permintaan keberatan yang diajukan Wiguna tidak dipertimbangkan oleh Perusahaan. Pasalnya, Lotte menganggap keputusan tersebut adalah hak prerogatifnya. “Dari pihak Perusahaan hanya beralasan, bahwa mutasi itu adalah hak mutlaknya Perusahaan,” terang Asmadin, Rabu (22/4/2020).

Kemudian Perusahaan menganggap Wiguna mangkir, terhitung sejak tanggal 16-21 Agustus 2019. Namun hal tersebut dibantah oleh Asmadin. Lanjutnya, Wiguna pada 19 Agustus 2019 datang ke Perusahaan dan memenuhi panggilan bekerja. “Padahal, di hari ketiga, kita dateng menemui Pimpinan tapi tidak dianggap sebagai masuk kerja,” jelas Asmadin.

Dalam surat gugatannya, Wiguna meminta Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk menghukum PT. Lotte Mart Indonesia mempekerjakan kembali dirinya sebagai section head, di cabang Taman Surya, Jakarta Barat. Selain itu, ia juga mempersoalkan kekurangan pembayaran uang transport sebesar Rp1,3 juta, dan upah selama tidak dipekerjakan sejak bulan Januari 2020.

Pada persidangan yang dipimpin oleh Hakim Bintang, beragendakan pembacaan jawaban gugatan dari PT. Lotte Mart Indonesia. Namun karena Perusahaan belum siap menyerahkan jawaban tertulisnya, akhirnya Hakim Bintang menunda persidangan hingga pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of