Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
352

Delapan Tahun Bekerja di BRI, Dimutasi & Diberhentikan Tanpa Pesangon

Jakarta, BuruhOnline.com – Belum diberikan uang kompensasi pesangon, menjadi alasan bagi Adhi Murmansyah untuk mengajukan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sejak 23 Maret 2020 lalu. Adhi menuntut PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk, untuk dihukum membayar pesangon sebagai akibat dari pemberhentian yang dilakukan terhadapnya sejak Agustus 2019.

Adhi yang telah bekerja sebagai sales marketing selama delapan tahun lebih itu, menolak jika dirinya dipindahtugaskan (mutasi) dari BRI Syariah Cabang Ciledug di Jakarta Selatan ke Cianjur. Ia beralasan, jika dirinya pindah ke Cianjur, maka upahnya yang hanya sebesar Rp4,4 juta sebulan itu tidak mampu membiayai kehidupan keluarganya di Jakarta. “Andaikata dua dapur ya. Dalam arti dia tinggal disana di Cianjur, dengan keluarganya di Jakarta,” tutur Eka Rahmawati, Senin (20/4/2020).

Lebih lanjut Eka menjelaskan, BRI Syariah tidak memberikan fasilitas biaya pindah dan jaminan tempat tinggal keluarganya saat bertugas di Cianjur. “Dia itu sudah menolak. Udah ngobrol dengan pihak Perusahaan, kalau saya tidak bisa disana dengan pertimbangan keluarga,” tambahnya. Tetapi ketidakhadiran Adhi untuk bekerja di Cianjur, dianggap mangkir oleh pihak BRI Syariah.

“Dia itu nggak pernah dateng ke Cianjur, dengan pertimbangan transportasi-kan. Tapi dia masuk ke BRI Ciledug, tetep masuk, tetap masuk. Tapi dianggapnya itu tidak masuk. Dan entah kenapa itu ada surat PHK sepihak dari Perusahaan,” ujar Eka usai menghadiri persidangan perdana yang beragendakan pemeriksaan identitas para pihak.

Perselisihan tersebut, juga telah dimediasikan oleh Dinas Tenaga Kerja. Dalam anjurannya, Disnaker menetapkan besaran uang pesangon sebesar dua kali ketentuan perundang-undangan. Atas anjuran itu, pihaknya mengaku dapat menerima. Tetapi pihak Perusahaan tidak pernah melaksanakan anjuran, sehingga ia mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat. “Nah di anjuran itu, sebenarnya Pak Adhi-sih sudah sepakat,” tandasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of