Selasa, 2 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
437

Diduga Beralasan Covid-19, Direksi ANTARA Belum Jalankan Rekomendasi DPR

Jakarta, BuruhOnline.com – Sebulan sudah berlalu, rekomendasi Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak kunjung dijalankan oleh Direksi LKBN ANTARA. Sikap abai tersebut, menurut Abdul Gofur selaku Ketua Serikat Pekerja ANTARA, antara lain terlihat dari tidak dicabutnya keputusan mutasi. Bahkan para pekerja yang diputus hubungan kerjanya secara sepihak, juga belum dipekerjakan kembali.

“Pasalnya pada pertemuan mediasi kedua di Kementerian Ketenagakerjaan, manajemen Antara kembali meminta waktu pertemuan sekali lagi untuk melakukan rapat direksi guna mengambil keputusan untuk membatalkan keputusan Mutasi dan PHK sepihak,” katanya, Senin (6/4/2020) di Jakarta. Ia menduga, adanya pandemi Covid-19, juga akan digunakan untuk kembali menunda penyelesaian kisruh hubungan industrial di Lembaga Kantor Berita Negara itu.

Padahal, apabila pihak LKBN memiliki kesungguhan untuk menyelesaikan, maka seharusnya keputusan tersebut bisa dikirimkan ke Kementerian Ketenagakerjaan melalui surat tanpa harus adanya pertemuan, ujar Gofur. “Mengingat keputusan tersebut berhubungan dengan urusan perut keluarga dari karyawan yang terkena keputusan mutasi dan PHK sepihak,” tuturnya.

Komisi IX DPR, dalam kunjungan kerjanya pada 27 Februari 2020 lalu, merekomendasikan agar Direksi ANTARA menjalankan semua anjuran dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta, dengan menghentikan keputusan mutasi serta PHK sepihak pengurus Serikat Pekerja. Selain itu, ANTARA juga diminta untuk membayarkan semua hak yang selama ini belum dibayarkan kepada karyawan yang dimutasi dan di-PHK secara sepihak.

“Kami prihatin bahwa lembaga negara setingkat DPR RI yang telah melakukan kunjungan kerja ke Perum LKBN Antara dan telah mengeluarkan rekomendasi untuk menolong rakyatnya guna mendapatkan keadilan, namun rekomendasi tersebut dicuekin oleh manajemen Perum LKBN Antara,” tandas Gofur. Ia mengaku, telah mengirimkan surat kepada Kementerian Ketenagakerjaan, yang pada pokoknya meminta segera dijadwalkan pertemuan lanjutan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of