Sabtu, 6 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
245

LKBN Antara Sangkal Gugatan Pekerja, Hakim Terima Ratusan Bukti Surat

Jakarta, BuruhOnline.com – Lanjutan persidangan antara Fery Rizky Pratama dan kawan-kawan (11 orang) melawan Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, kembali digelar oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam persidangan pekan lalu, LKBN Antara sempat menyangkal gugatan Fery dan kawan-kawan.

Dalam dupliknya, LKBN Antara menganggap hubungan kerja yang diperjanjikan dengan waktu tertentu telah berakhir. Sehingga Fery dianggap tidak memiliki hak untuk menuntut pembayaran pesangon. “Mereka menganggap bahwa teman-teman ketika diputus kontraknya, tidak mendapatkan apa-apa,” tutur Ahmad Fatanah Haris selaku kuasa hukum Fery dan kawan-kawan, Senin (20/4/2020).

Terhadap duplik tersebut, Haris mengaku telah menyerahkan hampir tiga ratusan bukti surat ke hadapan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan. Ia hendak meneguhkan dalil gugatannya terkait dengan lamanya masa kerja Fery yang sudah tiga tahun bekerja dengan sistem kerja kontrak (waktu tertentu). “Kita ajukan perjanjian kerja, absensi, upah terakhir, pencatatan serikat pekerja, anjuran dan Nota Pengawasan dari Suku Dinas Tenaga Kerja,” ujar Haris.

Dalam surat gugatannya, Fery dan kawan-kawan meminta Majelis Hakim untuk menyatakan pekerjaan yang dilakukan oleh para Pekerja adalah pekerjaan yang bersifat tetap, pekerjaan yang sifatnya terus menerus, tidak terputus-putus, tidak dibatasi waktu dan merupakan bagian dari suatu proses produksi dalam satu perusahaan atau pekerjaan yang bukan musiman. LKBN Antara juga dituntut untuk mempekerjakan kembali Fery pada lokasi dan posisi kerja semula sebelum diberhentikan pada Februari 2019 lalu.

Hakim Taryan yang memimpin persidangan, memutuskan untuk menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda penyerahan bukti tambahan surat dari pihak Pekerja dan LKBN Antara.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of