Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
235

Mutasi Ditolak, Pekerja Dianggap Mengundurkan Diri

Jakarta, BuruhOnline.com – Dengan alasan akan di tutup pada bulan September, Rusman Idris menolak perintah pindah tugas dari PT. Radana Bhaskara Finance Tbk Cabang Daan Mogot, Jakarta Barat ke Serpong, Tangerang. Penolakan tersebut, berbuntut pada keputusan Perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor yang memberhentkian Rusman secara sepihak terhitung sejak 18 September 2019, karena dianggap mangkir.

Tindakan sepihak Perusahaan itu, dinilai Rusman telah bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. Sehingga ia dalam surat gugatannya di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menuntut pembatalan surat keputusan PHK. Rusman juga meminta agar Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Bintang tersebut, menetapkan besaran uang pesangonnya selama bekerja 13 tahun lebih.

“Kalau memang Perusahaan masih bersikeras mem-PHK, ya PHK secara baik sesuai dengan undang-undang,” ujar Ann Noor Qumar selaku kuasa hukum Rusman usai menghadiri sidang yang beragendakan jawaban gugatan, Rabu (23/4/2020). Rusman yang ditempatkan sebagai surveyor, menduga ada motif lain dari keputusan pemindahan tugas dirinya. Sebab selama bekerja, Rusman selalu mematuhi standar operasional prosedur yang ditetapkan Perusahaan.

“Seperti dikondisikan berhenti,” tegas Qumar. Ia berharap, PT. Radana Bhaskara Finance Tbk sebagai perusahaan terbuka dapat mematuhi ketentuan undang-undang ketenagakerjaan. Terlebih, menurut Qumar, Dinas Tenaga Kerja telah menganjurkan agar Perusahaan mempekerjakan kembali Rusman, dan membayarkan hak-hak yang seharusnya diterima. “Anjurannya adalah memanggil kembali atas nama karyawan Rusman Idris bekerja,” tandasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of