Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
403

Viral Video Karyawan Ramayana Depok, Covid-19 Jadi Alasan PHK

Depok, BuruhOnline.com – Akhir pekan lalu, banyak pihak yang dikagetkan dengan video melalui aplikasi media sosial berdurasi 58 detik. Dalam video tersebut, terlihat beberapa Pekerja perempuan yang masih menggunakan seragam kerja, menangis dan berpelukan dengan penuh haru. Luapan kesedihan mewarnai detik-detik terakhir perpisahan sekitar 80-an Pekerja Ramayana Dept. Store Cabang City Plaza (Ciplaz) Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020) itu.

Tanggapan beragam dari nitizen atas kejadian tersebut ditanggapi Yani, yang mengaku sebagai perwakilan Ramayana Depok. Ia membenarkan adanya pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh Perusahaan. Hal itu terpaksa dilakukan Ramayana, setelah mempertimbangkan kondisi penurunan penjualan di cabang Ciplaz tersebut.

Dikutip dari keterangan Yani melalui pesan singkat, Kamis (9/4/2020), Yani mengatakan, kondisi Ramayana Ciplaz Depok ditengah Pandemi Covid-19, mengalami penurunan Sales yang sangat besar, sehingga biaya tidak bisa tertutupi. Dan untuk proyeksi kedepan akan semakin berat, (bahkan) harapan sales di season lebaran sudah tidak bisa diharapkan lagi, sehingga pihak manajemen pusat mengambil keputusan tutup operasional, ujarnya.

Yani juga menambahkan, pihak Ramayana menjamin pemberian hak-hak Pekerja yang diputuskan hubungan kerjanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pemberian pesangon akan dilakukan secara sistematis berdasarkan kesepakatan bersama yang dibuat dengan pihak Pekerja. “Mohon maaf atas kendala yang terjadi hal ini diluar perkiraan dan keinginan kita bersama. Kami hanya ingin memverifikasi bahwa video yang beredar, merupakan kondisi dimana para karyawan melakukan sesi perpisahan kepada rekan kerja masing-masing,” tandasnya.

Berdasarkan penelusuran BuruhOnline, Ramayana Cabang Ciplaz Depok, memang telah mengumumkan penutupan gerainya yang akan berlaku efektif mulai 6 April 2020. Salah seorang Pekerja pda toko roti terkemuka, Arif Rahman mengatakan, operasional Ramayana sudah tutup tetapi beberapa toko lain tetap masih beroperasi seperti biasa. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai pemutusan hubungan kerja puluhan karyawan Ramayana.

“Yang saya denger-sih tadinya cuman penutupan sementara dari tanggal 8 sampai tanggal 17 (April 2020),” terangnya. Informasi yang sama juga dikatakan oleh Aris, pihak keamanan Ciplaz Depok. Ia hanya mendengar rumor tentang pengakhiran hubungan kerja para karyawan, tetapi tidak mengetahui secara menyeluruh keputusan pihak Ramayana. “Itu masalah internal Ramayana,” tegasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of