Jumat, 5 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas

Terikat Perjanjian Pelatihan, Resign dan Bayar, Atau?

Konsultasi KetenagakerjaanTerikat Perjanjian Pelatihan, Resign dan Bayar, Atau?
Merlin asked 3 bulan ago

Saya bekerja di rs swasta di sumut lebih dari 11 tahun,sekitar 4,5 yang lalu saya melakukan pelatihan dijakarta selama 3 bln,dimana semua biaya pelatihan,biaya hidup dan gaji saya selama 3 bln dibiayai oleh pihak Rs,dengan perjanjian saya tdk bisa resign selama 5 thn,apabila saya resign saya akan ganti 3x lipat dari biaya yg diberikan ke saya selama pelatihan.saat ini Rs mengalami kesulitan,hampir 2 thn ini gajian tidak tepat waktu,dan lebih sering dicicil.5 bln terakhr sebagian karyawan sudah dirumahkan termasuk saya masuk bulan ke 2.apabila saya resign saat ini apakah saya harus bayar denda yang tertulis dalam kontrak??karena posisi saya jg sudah dirumahkan yg hnya bergji 1jt.

1 Answers
adminbo Staff answered 3 bulan ago

Pembaca BuruhOnline yang baik,
Setelah kami telaah, maka sebenarnya terdapat dua permasalahan yang berbeda apabila hendak ditinjau dari hukum ketenagakerjaan. Pertama, perjanjian pelatihan tentu saja mengikat secara hukum dan Saudara harus melaksanakannya. Sehingga apabila tidak dilaksanakan, maka Saudara memiliki kewajiban hukum yang harus dipenuhi, yakni membayar biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak Rumah Sakit sesuai dengan perjanjian.
Kedua, terhadap keterlambatan pembayaran upah. Kami menyarankan Saudara untuk mengupayakan penyelesaiannya sesuai Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004. Karena Saudara diberi hak untuk mengajukan permohonan pemutusan hubungan kerja dengan alasan upah terlambat ke Pengadilan Hubungan Industrial, untuk meminta penetapan besaran pesangon. Jika langkah yang Suadara lakukan adalah resign, maka Saudara akan kehilangan uang pesangon. Silahkan kunjungi salah satu artikel kami di https://buruh-online.com/2018/04/terlambat-bayar-upah-pengusaha-dihukum-bayar-denda-pesangon.html
Demikian, semoga bermanfaat.