Jumat, 22 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas

Di Mutasi

Mirna Pramesti asked 1 bulan ago

Saya sudah bekerja selama 15 thn. Tetapi setahun belakangan ini saya hanya sendiri di daerah, karena rekan kerja sudah habis kontrak, sementara saya adalah karyawan tetap dan diangkat dari tahun 2005. Karena pertimbangan customer yang tidak bertumbuh, akhirnya diputuskan untuk fokus penjualan di pusat saja, dan saya dirotasi per tanggal 1 Oktober 2019 harus ke Jakarta. Tetapi, atas pertimbangan saya sudah berkeluarga, memiliki anak dan dari awal bekerja saya memang sudah didaerah tempat saya bekerja sekarang, saya berat untuk mengikuti kemauan Perusahaan untuk pindah ke Pusat. Saya sudah tanyakan ke HR apakah ada opsi lain jika saya tidak mau dimutasi, tetapi perusahaan menyarankan saya untuk mengundurkan diri, karena pilihannya cuma 2, apalagi ditempat saya bekerja memang sudah tidak aktif, jadi saya disarankan untuk segera pindah, jika tidak mau harus mengundurkan diri. Pertanyaannya, apakah benar, saya harus mengundurkan diri jika menolak untuk dimutasi walaupun memang tidak mungkin buat saya bertahan dikota saya karena sudah tidak ada pekerjaan lagi dan semuanya sudah dipusat. Oh iya, tambahan informasi, saya sudah pernah bertanya, jika saya mengundurkan diri apa hak yang saya dapat ? dan info dari HR saya mendapatkan uang terimakasih 3x upah.

1 Answers
adminbo Staff answered 1 bulan ago

Dear Mirna Pramesti,
 
Mutasi/Demosi memang menjadi hak Pengusaha, tetapi mekanisme dan alasan pemberiannya haruslah sesuai dengan Perjanjian Kerja/Peraturan Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama yang berlaku. Umumnya, Pekerja terikat dengan klausul dalam Perjanjian Kerja yang mengatur kebersediaan untuk ditempatkan di lingkungan Perusahaan. Sehingga Pekerja terikat dengan Perjanjian tersebut.
 
Dalam catatan BuruhOnline, Mahkamah Agung pernah memutus perkara serupa (https://buruh-online.com/2016/10/ma-anggap-wajar-pekerja-tolak-mutasi-tanpa-diberikan-biaya-transportasi.html).
 
Sedangkan untuk kompensasi mengundurkan diri dengan masa kerja 15 tahun, yakni: uang penggantian hak sebesar 2,25 bulan gaji ditambah cuti yang belum diambil dan uang pisah yang besarnya sesuai dengan Perjanjian Kerja/Peraturan Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama yang berlaku.
 
Demikian, terima kasih.