Selasa, 2 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas

Karyawan Tidak Ajukan Unpaid Leave, Apakah Pengusaha Wajib Bayar Upah?

Konsultasi KetenagakerjaanKatagori: QuestionsKaryawan Tidak Ajukan Unpaid Leave, Apakah Pengusaha Wajib Bayar Upah?
Robert asked 2 bulan ago

Selamat siang,
kami ingin bertanya apakah karyawan tetap bisa diberlakukan unpaid leave yang tidak diajukan oleh karyawan ( dipaksakan karena perusahaan omzet menurun karena wabah covid19).
apakah ada landasan hukum yang mengatur bahwa karyawan tetap berhak mendapat gaji penuh selama perusahaan belum dinyatakan pailit ?
berapa lama dan bagaimana prosedur nya suatu perusahaan dinyatakan pailit?
apa saja hak yang diterima karyawan tetap saat kondisi sepeti saat ini ( wabah covid)
terima kasih

1 Answers
adminbo Staff answered 2 bulan ago

Halo Pembaca BuruhOnline,
Unpaid Leave atau Ijin Khusus (cuti) tidak dibayar, tidak dikenal dalam literatur Undang-Undang Ketenagakerjaan. Sehingga, pengaturannya diatur secara otonoom oleh Perusahaan melalui Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama. Jika tidak diatur dan terkait dengan wabah Covid-19, maka Menteri Ketenagakerjaan telah menerbitkan Surat Edaran bertanggal 17 Maret 2020, yang meminta kepada para Gubernur se-Indonesia, untuk melaksanakan pelindungan pengupahan bagi Pekerja yang Perusahaannya melakukan pembatasan kegiatan usaha. Pada angka II.4 edaran tersebut dikatakan, apabila Perusahaan melakukan pembatasan kegiatan usaha yang menyebabkan sebagian atau seluruh Pekerjanya tidak masuk kerja, maka besaran upah dan tata cara pembayarannya dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara Pekerja dan Pengusaha. Dengan dengan adanya wabah Covid-19, apabila Perusahaan Saudara meliburkan, maka besaran upahnya dimusyawarahkan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan.
Sedangkan untuk pertanyaan terkait dengan pailit, maka kepailitan sebuah Perusahaan haruslah terlebih dahulu adanya putusan Pengadilan Niaga dan segala akibat hukum dari kepailitan (termasuk upah dan pesangon Pekerja) akan diurus oleh seorang kurator atau lebih. Sehingga, Perusahaan tidak bisa dikatakan sedang pailit, apabila belum diputus oleh Pengadilan Niaga.
Demikian, semoga bermanfaat.