Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas

PHK Sepihak

Ryzki asked 4 minggu ago

Saya sudah bekerja selama 6 tahun, dengan sistem kerja 4 minggu On Duty dan 2 minggu OFF duty (pekerjaan lapangan Migas). Saya OFF duty tepat 17 April 2019. Dan  seharusnya bekerja lagi di tanggal 1 mei 2019, tetapi tanggal 22 April saya diminta datang ke kantor tp karena ibu saya Operasi saya sampaikan tidak bsa hadir. Dan tanggal 24 april terbit lah surat PHK tsb. Saya sebelumnya tidak pernah kena Surat Peringatan 1, 2 maupun 3. 
Dan lebih parah nya gaji saya di bulan april tidak dikeluarkan oleg perusahaan tsb.  Dan tidak ada pesangon. Saya sudah berkomunikasi tp tidak ada itikad baik dr perusahaan.. pertanyaan nya apa saya bsa tuntut perusahaan tsb? Apa ada yg bisa bantu (konsultasi) terkait kasus saya? Trims

1 Answers
adminbo Staff answered 4 minggu ago

Saudara Ryzki,
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hanya dapat dilakukan sesuai dengan alasan-alasan yang dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK). Dalam UUK, seorang Pekerja yang melakukan pelanggaran disiplin, dapat dilakukan PHK setelah diberikan Surat peringatan I, II, III atau juga bisa tidak berturut-turut dengan jenis pelanggaran yang diatur dalam Peraturan Perusahaan/Perjanjian Kerja Bersama.
Jika Saudara Ryzki tidak memenuhi panggilan Perusahaan pada tanggal 22 April 2019, maka apakah tindakan tersebut menurut PP/PKB sebagai tindakan displin dan dapat mengakibatkan PHK. Selain itu, maksud PHK seharusnya diajukan Perusahaan ke Pengadilan Hubungan Industrial. Sehingga akibatnya jika belum ada putusan Pengadilan, maka PHK Saudara Ryzki dapat dimintakan pembatalannya ke Pengadilan setelah melalui tahapan perundingan bipartit dan mediasi di Dinas Tenaga Kerja.
Semoga bisa menjawab pertanyaan Saudara, terima kasih.