Selasa, 2 Juni 2020 | Saatnya Buruh Cerdas

Covid-19: Tanpa Kesepakatan, Gaji Dibayar 50%

Konsultasi KetenagakerjaanKatagori: QuestionsCovid-19: Tanpa Kesepakatan, Gaji Dibayar 50%
Hendip asked 2 bulan ago

Selamat malam bapak & ibu.
Saya seorang buruh dari salah satu perusahaan formal dikawasan giic deltamas.
Jumat kemarin 03/04/2020 Owner membuat keputusan/kebijakan terkait Covid-19
Dengan dalih melindungi karyawan dan mencegah penyebaran virus dan himbauan dr pemerintah untuk social distance.
Perusahaan memberlakukan seluruh karyawan dibagi menjadi 2 team A&B untuk masuk selang-seling sehari masuk sehari libur selama 3 bulan. Dan terkait itu gaji kami selama 3 bulan akan dipotong otomatis 50%.
Keputusan dibuat sepihak tanpa melibatkan karyawan & dibuat secara mendadak tanpa memikirkan dampak kami dan keluarga dengan dipotongnya 50% itu.
Saya minta saran, apakah keputusan dr perusahaan tersebut bisa dibenarkan? Apakah kami wajib ikut keputusan tersebut?
Terimakasih atas jawaban&pendapan serta solusinya.

1 Answers
adminbo Staff answered 2 bulan ago

Halo Pembaca BuruhOnline,
Terlebih dahulu kami doakan Saudara tetap diberi kesehatan di tengah Pandemi Covid-19, dan selalu jaga kesehatan.
Dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, bertanggal 17 Maret 2020 dikatakan, apabila Perusahaan melakukan pembatasan kegiatan usaha yang menyebabkan sebagian atau seluruh Pekerjanya tidak masuk kerja, maka besaran upah dan tata cara pembayarannya dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara Pekerja dan Pengusaha. Dengan tidak adanya kesepakatan yang diharuskan dalam Edaran tersebut, maka pemberian upah yang hanya 50%, tidak sah. (Silahkan baca: http://buruh-online.com/2020/03/surat-edaran-menaker-tak-cukup-menjamin-penghasilan-pekerja.html)
Demikian, semoga bermanfaat.