Type to search

Berita

Perpanjangan Kontrak Tidak Ada Pemberitahuan, Pekerja Berhak Dapat Pesangon

Share

Pengusaha wajib memberitahukan secara tertulis kepada pekerja/buruh paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja waktu tertentu berakhir.

Ilustrasi. (gambar: www.bisnishack.com)

Palembang | Gugatan Harmen Yunan Pattinasarany, dikabulkan sebagian oleh Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (3/10/2018). Dalam pertimbangan hukumnya, Majelis yang diketuai oleh Hakim Achmad Syaripudin, menyatakan PT. Tanjungenim Lestari Pulp and Paper telah keliru dalam menerapkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (kontrak).

Menurut Syaripudin, meskipun perjanjian kerja kontrak yang ditanda-tangani Harmen berakhir pada tanggal 28 Januari 2018, namun berdasarkan keterangan saksi-saksi ditemukan fakta, bahwa Harmen tetap melakukan pekerjaan setelah perjanjian kerja kontraknya berakhir. Lebih lanjut Syaripudin menyatakan, keadaan tersebut membuktikan niat PT. Tanjungenim yang hendak memperpanjang perjanjian kontrak dengan Harmen.

Akan tetapi, PT. Tanjungenim Lestari Pulp and Paper dinilai tidak mampu membuktikan adanya pemberitahuan perpanjangan perjanjian kontrak secara tertulis. “Dapat dipastikan bahwa Tergugat tidak pernah melakukan pemberitahuan tertulis mengenai maksud perpanjangan PKWT-nya kepada Penggugat sesuai Pasal 59 ayat (5) UU Nomor 13 Tahun 2003,” ujar Syaripudin membacakan Putusan Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2018/PN.Plg.

Atas pertimbangan hukum tersebut, Syaripudin menyatakan hubungan kerja antara Perusahaan dengan Harmen yang semula diikat dengan perjanjian kontrak berubah demi hukum menjadi pekerja tetap terhitung sejak tanggal 29 Januari 2018. Sehingga, lanjut Syaripudin, pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan terhadap Harmen oleh Perusahaan sejak 14 Februari 2018, haruslah disertai dengan pembayaran uang kompensasi pesangon.

“Menghukum Tergugat untuk membayar hak-hak atas pemutusan hubungan kerja Penggugat berupa uang pesangon dan Uang Penggantian Hak yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp103,5 juta,” ujar Hakim Syaripudin membacakan amar putusan. (Haf)

Hits: 7

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *