Type to search

BERITA UTAMA

Ajukan Kasasi, Masa Kerja Buruh Malah Dipotong MA

Share

Memperjanjikan pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu selama lebih dari 3 (tiga) tahun, berakibat pada batalnya perjanjian dan dikualifikasikan sebagai pekerja tetap yang masa kerjanya hanya dihitung sejak pelanggaran terjadi.

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan oleh Syaifudin dan Muhamad Juandi. Dalam putusan bernomor 472 K/Pdt.Sus-PHI/2018, MA menyatakan kedua pekerja PT. Papa Jaya Agung berhak mendapatkan uang pesangon atas pengakhiran hubungan kerja yang didasarkan pada perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak).

Keduanya yang bekerja sejak tahun 2012 itu, dipekerjakan hingga November 2016. Menurut Hakim Agung Ibrahim, PT. Papa telah melanggar batas waktu kebolehan menerapkan sistem kerja kontrak yang tidak boleh lebih dari 3 (tiga) tahun. Sehingga, lanjut Ibrahim, pelanggaran tersebut berakibat hukum pada berubahnya status hubungan kerja kedua pekerja menjadi pekerja tetap terhitung sejak adanya pelanggaran, yakni sejak November 2014.

Atas alasan itulah, MA dalam menetapkan besaran uang pesangon kepada Syaifudin dan Juandi hanya sebesar 3 bulan upah dikalikan dua, akibat pengakhiaran hubungan kerja yang bukan dikarenakan kesalahan pekerja. “Perjanjian kerja waktu tertentu menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu sejak ada pelanggaran, yaitu tanggal 26 November 2014, sehingga masa kerja para Penggugat untuk menetapkan kompensasi PHK, dua tahun,” sesuai dengan kutipan bunyi putusan.

Sebelumnya, tuntutan Syaifudin dan Juandi ke PT. Papa kandas di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. PHI dalam putusannya nomor 151/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Bdg, menolak gugatan keduanya yang menuntut perusahaan untuk mempekerjakan kembali sekaligus mengangkat sebagai pekerja tetap. Dalam putusan yang dibacakan Rabu, (3/1/2018) lalu itu, PHI Bandung juga menolak tuntutan upah beserta kekurangan upah dan tunjangan lainnya sebesar lebih dari Rp67,8 juta. (Yul)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *