Jumat, 13 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
162

Perusahaan Proyek Sipil, Dituntut ke Pengadilan Karena Nakal Tak Bayar Upah

Upah bagaikan urat nadi kehidupan Pekerja, tidak membayarnya tanpa alasan yang dibenarkan oleh undang-undang, maka sama saja memutus mata rantai pendapatan untuk hidup yang berkelanjutan.

Dengan demikian, maka tidak memberikan upah kepada Pekerja yang telah melaksanakan pekerjaannya, merupakan tindak pidana dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan yang dapat diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Atas dasar itulah, akhirnya Ramses Marihot Pakpahan melaporkan PT. Sumber Mitra Jaya ke Kepolisian Restort Jakarta Selatan, karena selama bekerja tiga bulan, dirinya hanya dibayar satu bulan upah.

“Tidak membayar gaji klien saya dua bulan, klien saya bekerja tiga bulan, dua bulan tidak dibayar,” ujar Marudut Ar Manik, Senin (22/4) kemarin. “Kita sudah laporkan juga ke Polisi, ke Polres Jakarta Selatan. Dan upaya hukum yang bisa kami laksanakan adalah membawanya ke PHI,” tambahnya.

Dalam sidang perdana yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pihak PT. Sumber Mitra jaya tidak hadir. Seharusnya menurut Marudut, persidangan tersebut bergendakan pembacaan gugatan yang diajukan Marihot melalui dirinya. Atas ketidakhadiran itu, Majelis Hakim PHI yang diketuai oleh Hakim Taryan menunda persidangan hingga Senin pekan depan.

Marudut menjelaskan, sejak bulan Maret dan April 2018 lalu, upah Marihot tidak lagi dibayar. Sehingga dalam gugatannya yang diregister dengan Nomor Perkara 136/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, ia meminta kepada Majelis Hakim untuk menghukum PT. Sumber dengan mewajibkan pembayaran hak-hak Marihot sebesar Rp140,4 juta.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] telah diberitakan sebelumnya, Ramses tidak hanya membawa sengketa hubungan industrialnya ke PHI Jakarta Pusat. Tetapi […]