Jumat, 13 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
97

PT. Gharmapala Digugat Mantan Pekerjanya Yang Meninggal Dunia

Jakarta, Buruh-Online.com – Lantaran belum diberikan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, ahli waris Muchtar Widodo menggugat PT. Gharmapala Putra Utama ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Rohmat Muktini selaku ahli waris, menuntut PT. Gharmapala untuk membayar uang kompensasi pemutusan hubungan kerja karena meninggal dunia, sebesar Rp159,3 juta.

Jajat Nurjaman selaku kuasa hukum Rohmat, menjelaskan masa kerja alm. Muchtar saat bekerja di PT. Gharmapala selama hampir 15 tahun. Ia mengaku, sudah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pemberian kompensasi pesangon tersebut ke Perusahaan, tapi tidak tercapai kesepakatan. Padahal, Dinas Tenaga Kerja telah menerbitkan anjuran, yang menyarankan agar PT. Gharmapala membayarkan uang pesangon.

“Namun ternyata sampai tahapan tripartit, pihak Perusahaan masih belum memberikan solusi terbaik, akhirnya kami bawa ke Pengadilan,” ujar Nurjaman, Kamis (27/06/2019) sesaat setelah menghadiri persidangan yang beragendakan jawaban tersebut. Alm. Muchtar, menurut Nurjaman, meninggal dunia karena sakit.

Dalam persidangan yang kelima tersebut, seharusnya PT. Gharmapala menyerahkan jawaban atas gugatan yang teregister dengan Nomor Perkara 137/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu. Tetapi karena belum siap, akhirnya Hakim Yuzaida selaku Ketua Majelis Hakim memberi kesempatan kepada Perusahaan untuk dapat menyerahkan jawaban pada Kamis, pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of