Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
683

Pengadilan Kabulkan Sebagian Tuntutan Sopir Assa Rental

Jakarta, Buruh-Online.com – Meskipun hanya dikabulkan sebagian, Syamsul Bahri menyatakan menerima putusan Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang dibacakan oleh Hakim Taryan Setiawan, Senin (5/8/2019). Sebagai seorang sopir, Syamsul menolak diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak oleh PT. Duta Mitra Solusindo.

Awalnya, perselisihan hubungan kerja antara Syamsul dengan Perusahaan Rental Assa itu, terjadi karena mutasi yang diperintahkan oleh PT. Duta Mitra Solusindo ditolak Syamsul. Sebab, menurutnya usai menghadiri persidangan, mutasi yang diperintahkan Perusahaan merupakan mutasi yang ketiga kalinya.

“Saya sudah beberapa kali dimutasi. Dari cabang Jakarta satu, Jakarta dua, dan terakhir saya dimutasi lagi ke Cikarang,” ujar Syamsul. Atas keputusan mutasi yang berkali-kali tersebut, ia mengadukan ke Dinas Tenaga Kerja. Kala itu, lanjut Syamsul yang bekerja sejak 30 Mei 2012 itu mengatakan, Disnaker menganjurkannya untuk bekerja kembali.

“Putusan Majelis Hakim PHI Jakarta Pusat, memutus dengan kompensasi,” jelas Syamsul. Dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 58/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, Syamsul menuntut pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT. Duta Mitra Solusindo tidak sah, serta menghukum untuk mempekerjakan kembali dirinya pada tempat dan posisi semula.

Terhadap tuntutan tersebut, Pengadilan menyatakan hubungan kerja antara keduanya berakhir terhitung sejak putusan diucapkan. Dan menghukum Perusahaan untuk membayar uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja sebesar Rp52 juta. “Saya prinsipal, menerima aja,” tegas Syamsul ketika ditanya tanggapannya atas amar putusan Majelis Hakim.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of