Minggu, 20 Oktober 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
230

Menantang Digugat, Perusahaan Mangkir Sidang Berkali-Kali

Jakarta, BuruhOnline.com – Tak pernah hadiri sidang sebanyak tiga kali sejak panggilan sidang pertama pada 8 Agustus 2019 yang lalu, akhirnya Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Yuzaidah memutuskan untuk melanjutkan persidangan perselisihan pemutusan hubungan kerja antara Sarlin Pasaribu melawan PT. Global Mobile Technologi, ke tahap pembuktian. Padahal, Perusahaan pernah mempersilahkan pihaknya untuk mengajukan gugatan.

Yuzaidah menganggap Perusahaan tidak bersedia menggunakan haknya, untuk memberikan jawaban atau bantahan terhadap dalil gugatan yang diajukan Sarlin. Sehingga pada persidangan yang digelar Kamis (12/9/2019), Yuzaidah mempersilahkan pekerja melalui kuasa hukumnya, Mangontang Silitonga untuk menyerahkan bukti surat.

“Hakim sudah berupaya memanggil Tergugat (Perusahaan), tetapi Tergugat tidak pernah datang juga. Jadi tadi Hakim menyimpulkan, bahwa panggilan sudah cukup,” terang Mangontang usai menghadiri persidangan yang digelar di ruang sidang Kusumah Atmadja 3, Gedung PHI Jakarta.

Bukti surat yang diajukan Sarlin, diantaranya bukti transfer upah dari Perusahaan, dan beberapa bukti pengiriman barang. Mangontang mengatakan, sidang pada pekan depan akan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihaknya.

Seperti yang telah diberitakan, Sarlin yang baru bekerja selama dua tahun sebagai sopir tersebut, diberhentikan tanpa alasan yang jelas. Ia juga telah meminta bantuan Disnaker untuk dibantu upaya penyelesaian hak-haknya akibat pemutusan hubungan kerja, namun tidak berhasil. Selain pesangon, Sarlin meminta Pengadilan menetapkan dua ruko yang diduga milik PT. Global Mobile Tehnologi, menjadi obyek sita jaminan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of